Tuesday , July 23 2019
Home / GAGASAN / CERPEN

CERPEN

CERPEN

Puayi Rahamang, Jumat Seusai Pemilihan

KHATIB telah naik ke atas mimbar sembil menenteng tongkat lengkap dengan jubah kebesaran sang khatib. Saat itu Puayi Rahamang baru saja pulang mandi sunnah hari jumat di sungai yang berjarak hanya ratusan meter dari rumahnya. Puayi Rahamang buru-buru. Dengan langkah lincah ia menaiki tangga rumahnya dan bersegera masuk ke dalam …

Read More »

O’be Dapat Tawaran Manis Dari Caleg

Ilustrasi (sumber foto: google) Tayang9- Pemilihan Umum sepertinya akan merubah garis tangan kiri O’be soal masa depan yang mulai terlihat terang benderang. Selama ini kehidupannya masih terombang ambing digerogoti oleh sistem jejak-jejak puing Orde Lama. Dwi portuna akan mulai berpihak kepadanya setelah lama napeoloi naga (sial). Soal tim sukses-suksesan dalam …

Read More »

Perjumpaan Malam

“Ada apa denganmu, Tania?” “Tidak ada apa-apa, Pa.” “Habisi makananmu dan beristirahtlah” Hanya percakapan singkat itu yang tertuang dalam makan malam tadi. Suamiku dan anakku telah beranjak dari tempat duduknya dan menuju kamar masing-masing dan aku masih berkutat di tempat dudukku. Di ruang makan kami tadi. Malam ini bintik-bintik putih …

Read More »

Bukan Kesia-sian

  Aku dan dia. Mungkin lebih dari kata miris untuk meyempurnakan kisah kami berdua. Seperti memaksakan timur dan barat bersatu. Hingga aku melupakan satu hal dalam mempertahankan kisah kami berdua adalah kisah yang diawali dengan tindakan yang tidak sehat, sehingga kekecewaan adalah hal yang sudah biasa dalam hubungan ini. Dendam. …

Read More »

Cinta dan Kecoa

PEREMPUAN itu membatin di hadapan lelaki yang telah menikahinya sembilan tahun yang lalu. Hari-hari sulit dalam hubungannya sebagai suami istri telah diuji oleh waktu berulangkali. Namun kali ini sungguh membuat ia seakan tidak lagi sanggup untuk sekedar melanjutkan. Dunia gelap dan semesta raya berjelaga seketika. Tidak ada kata yang bisa …

Read More »

Tentang Yerusalem, Kateng dan Ajeng

HUJAN makin deras. Tidak ada indikasi bakal reda. Langit semakin gelap. Jalan jadi lengang. Hanya satu dua kendaraan yang mau berkompromi dengan hujan yang sedemikian derasnya itu. Air tergenang di atas jalan. Lama-lama genangannya akan semakin bervolume. Kalau hujan tak kunjung henti. Bukan mustahil banjir pun terjadi. Di teras bangunan yang …

Read More »

Surat Cinta Untuk Kepala Desa

Kepada yang terhormat Kepala Desaku Yang Sangat Kusayangi. Di-manapun sekarang kau berada.   Salam Kangen! Sayangnya masih ada dusta di antara kita. Padahal jabatanmu tinggal seumur jagung lagi. Bukan aku yang mendustaimu tapi kaulah yang mendustaiku. Sengaja kutulis surat ini karena aku sedang dalam rindu-rindunya. Tak tahu kepada siapa rindu …

Read More »

Kilah Gubernur Salah Baca Pancasila

KENDATIPUN sudah satu bulan berlalu. Tapi sampai sekarang Kateng belum bisa melupakan kejadian yang menurutnya amat memalukan itu. Bagaimana mungkin seorang gubernur yang baru seumuran jagung menjabat, bisa terkilir lidahnya saat membaca pancasila. Sila ‘Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’ di tempatkan setelah sila pertama, ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’. Bagi Kateng …

Read More »

Apakah Memang Honorer Ditakdirkan Tak Cepat Menikah?

BUKAN main lamanya, bayangkan sudah delapan tahun Muliadi menjadi tenaga honorer di salah satu sekolah menengah pertama negeri. Sampai sekarang, saat usianya sudah menjelang 32 tahun. Kabar baik yang selama ini ia dambakan belum juga sampai padanya. Mengenai pengangkatan dirinya sebagai pegawai negeri. Pengabdian apa lagi yang kurang dari seorang Muliadi? …

Read More »

Hilangnya Aktivis Desa

SETIAP Kateng pulang kampung, ia selalu mendapati kenyataan pelik. Kenyataan yang membosankan, bikin sumpek, membuat meradang, ingin menerjang sampai mau menghajar. Tentang proyek jalan rabat beton. Suatu proyek ringan yang digagas oleh pemerintah desa setempat sampai sekarang masih belum ada kepastian mengenai nasibnya akan dibagaimanakan. Proyek itu masih mangkrak. Sudah …

Read More »

Runtuhnya Kekebalan Setianov

SUDAH sangat lama rakyat dibuat geram dengan tingkah laku Setainov. Bisa dikatakan Setainov satu dari sedikitnya pejabat kerajaan yang kebal hukum. Bayangkan saja, pada kasus pencatutan nama raja, ia lolos dari jerat hukum. Walaupun pada akhirnya Setainov lengser dari ketua Aliansi Perwakilan Rakyat (APR) di kerajaan. Namun hebatnya Setainov, kasus …

Read More »

Apa Salah Gondrong?

PAGI sekali Anisa datang menemui Mas Gondrong di tokonya. Dan Mas Gondrong sibuk dengan kegiatannya di depan komputer. Anisa adalah pacar Mas Gondrong. Sudah sepuluh tahun mereka menjalin hubungan. Sejak keduanya masih di bangku kelas tiga SMA sampai sekarang. Hingga Annisa menjadi seorang bidan dan Mas Gondrong menjadi gondrong. Sampai …

Read More »
KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]