Jumat , Juli 10 2020
Home / GAGASAN / CERPEN

CERPEN

CERPEN

Dalam Belitan Petuyu’ Buras

SUARA takbir timpal menimpali. Puayi Kaco terdiam. Tak ada kata-kata yang bisa diungkapkan malam itu. Juga kepada siapapun. Puayi Kaco seorang diri. Kopiah hitam berumur, pudar warnanya tergeletak di atas meja tak bertaplak. Ditemani asbak rokok yang menyisakan rokok setengah batang yang basah oleh lumuran ampas kopi. Begitu kebiasaan Puayi …

Read More »

Kisah Tonggo, Pepa’ dan Ringis

SUATU waktu, ada tiga sahabat yang pergi ke Gunung, namanya Pepa’, Tonggo dan Ringis. Pada saat sampai di puncak, mereka pun segera membuat tenda untuk ditempati bermalam di atas gunung tersebut. Malam tiba, Tonggo dan Ringis yang sudah lelap tidurnya lantas terbangun karena angin tiba-tiba masuk di tenda mereka, tahu …

Read More »

Cinta Tertinggal di Surabaya

SAYA memiliki sahabat bernama Erwin sapaan familiarnya lebih dikenal E’bin. Satu minggu yang lalu saya ketemu dengan blio, seperti biasa kongkow bareng diselipi hidangan wajib ‘kopi susu”. Ia tak pernah alpa bertandang ke rumah saat pulang kampung setelah masa kantor lagi libur. Meski usianya lebih tua dari saya, namun saya …

Read More »

Sebab Cinta, Tak Ingin Durhaka

Ini bukan sembarang kisah, namun ini kisah nyata adanya dari seorang lelaki yang telah mengalami bagaimana suramnya hati setelah putus dengan kekasih yang dicintainya. Hatinya pun gersang dilumat duka berkecamuk. Dasar cinta, awa bahagia harus berujung pada penderitaan berkepanjangan dari lelaki setia malang itu. Ini berawal saat hubungan cintanya dipertengahan …

Read More »

Perayan Tulisan Perayaan Buku

MALAM belum lagi begitu matang pula khatam, rinai baru saja jatuh membasahi bumi. Pada musim kemarau yang kering. Entah pertanda apa. Sebab yang jelas rinai baru saja turun. Setelah sebelumnya begitu lama meraib dan menghilang diselumuti kabut asap. Bertepatan dengan serbuan berita kebakaran hutan yang terjadi disejumlah tempat. Ditemani kopi …

Read More »

Dia Gadis Di atas Pete-Pete, Oh Ternyata…!!

CERITANYA saat masih kuliah, di akhir semester kan gue nya tuh selalu hendak pulang kampung. Kebetulan pada jaman dahulu kala saya kuliah di luar daerah. Letaknya memang cukup dekat tidak jauh-jauh amat, tapi untuk sampai kesana mesti sambung tiga kali mobil pete-pete, kemudian endingnya naik ojek diujung panyingkul timpan tiga. …

Read More »

Tasrif, Mahasiswa Palang Pintu Kampus

MEMASUKI tahun ajaran penerimaan Mahasiswa Baru, Tasrif dengan antusiasnya ikut mendaftar di sebuah kampus ternama di Sulawesi Selatan. Kala itu, sekitar tahun 2012 ia bersama bapaknya diantar menuju Makassar. Sebab Tasrif dianggap masih awam kondisi kota metropolitan, kota yang juga dikenal dengan kuliner Coto nya itu. Dulu penampilannya masih culun, …

Read More »

Casing Ponsel, ‘Temannya Tuhan’ dan Pernikahan Komandan

SETELAH capek bermain seusai hujan. Hari itu Kaco kecil duduk dan termenung mendongak ke atas langit. Tepat di depan masjid yang berada di depan rumahnya. Saat itu hujan baru saja usai, di atas langit tampak pelangi menghias begitu indah. Kaco girang menatap. Dan kegirangan itu menegas oleh matanya yang tak …

Read More »

Puayi Rahamang, Jumat Seusai Pemilihan

KHATIB telah naik ke atas mimbar sembil menenteng tongkat lengkap dengan jubah kebesaran sang khatib. Saat itu Puayi Rahamang baru saja pulang mandi sunnah hari jumat di sungai yang berjarak hanya ratusan meter dari rumahnya. Puayi Rahamang buru-buru. Dengan langkah lincah ia menaiki tangga rumahnya dan bersegera masuk ke dalam …

Read More »

O’be Dapat Tawaran Manis Dari Caleg

Ilustrasi (sumber foto: google) Tayang9- Pemilihan Umum sepertinya akan merubah garis tangan kiri O’be soal masa depan yang mulai terlihat terang benderang. Selama ini kehidupannya masih terombang ambing digerogoti oleh sistem jejak-jejak puing Orde Lama. Dwi portuna akan mulai berpihak kepadanya setelah lama napeoloi naga (sial). Soal tim sukses-suksesan dalam …

Read More »

Perjumpaan Malam

“Ada apa denganmu, Tania?” “Tidak ada apa-apa, Pa.” “Habisi makananmu dan beristirahtlah” Hanya percakapan singkat itu yang tertuang dalam makan malam tadi. Suamiku dan anakku telah beranjak dari tempat duduknya dan menuju kamar masing-masing dan aku masih berkutat di tempat dudukku. Di ruang makan kami tadi. Malam ini bintik-bintik putih …

Read More »

Bukan Kesia-sian

  Aku dan dia. Mungkin lebih dari kata miris untuk meyempurnakan kisah kami berdua. Seperti memaksakan timur dan barat bersatu. Hingga aku melupakan satu hal dalam mempertahankan kisah kami berdua adalah kisah yang diawali dengan tindakan yang tidak sehat, sehingga kekecewaan adalah hal yang sudah biasa dalam hubungan ini. Dendam. …

Read More »
KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]