FEATURE

FEATURE

Kisah Jeruk dan Akhlak Rasulullah

Kisah Jeruk dan Akhlak Rasulullah

SYAHDAN dalam sebuah riwayat dikatakan, pernah suatu ketika Rasulullah Muhammad Saw yang tengah bersama sejumlah sahabat, didatangi seorang ibu yang membawa jeruk untuk dinikmati Rasulullah. Menerima pemberian jeruk itu, Rasulullah Muhammad Saw kemudian dengan senyum bahagia tampak begitu lahap menikmatinya dengan tidak berbagi sebiji jerukpun kepada para sahabat. Sepulang ibu sang pengantar jeruk itu, para sahabat kemudian bertanya kepada Rasulullah…
Khidmat, Ponpes Darul Mahfudz Lekopadis Peringati Maulid Nabi Saw

Khidmat, Ponpes Darul Mahfudz Lekopadis Peringati Maulid Nabi Saw

SABTU 19 Desember 2020, bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darul Mahfudz di desa Lekopadis kecamatan Tinambung Polewali Mandar, digelar acara peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW. Ponpes yang diasuh langsung Annanggurutta’ KH. Ahmad Haruna dan Annanggurutta’ KH Muhammad Thamrin Al-Mandary tersebut berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri oleh Annanggurutta’ Dr. KH. Muhammad Ilham Shaleh yang membawakan tausiah tentang peran santri…
Buku Puisi ‘Rumahmu Tumbuh di Hati Kami’ Karya Sosiawan Leak Siap Masuk Sulbar

Buku Puisi ‘Rumahmu Tumbuh di Hati Kami’ Karya Sosiawan Leak Siap Masuk Sulbar

SEKITAR pukul 22.00 Wita malam tadi, Jumat 04 September 2020 pesan dari Sosiawan Leak, penyair yang sebelumnya menulis buku puisi ‘Wathathitha’ dan diganjar sebagai buku puisi terbaik pada Hari Puisi Indonesia 2016 lalu di Taman Ismail Marzuki masuk ke gawai penulis catatan ini. Sosiawan Leak yang dikenal sebagai pendekar gerakan revitalisasi sastra pedalaman sekaligus inisiator gerakan puisi menolak korupsi meminta…
Bersepeda Seraya Belajar Meraih Berkah Jumat

Bersepeda Seraya Belajar Meraih Berkah Jumat

SAHALAWAT dilantunkan. Sejumlah wirid dan dzikir juga dikumandangkan dalam suara yang pelan. Sejumlah orang tampak duduk setengah lingkaran dengan wajah terpekur merafal wirid, zikir juga shalawatan seakan mencoba mengalahkan suara ketam listrik yang juga tengah mendesis dari luar ruangan kecil yang berkuran kurang lebih 4 x 5 meter itu. Adalah komunitas jaringan keluarga pesepeda ‘Jaga Pemilu’ Bawaslu Polewali Mandar yang…
Tradisi Mangakkai’ di Kampung Sumarorong

Tradisi Mangakkai’ di Kampung Sumarorong

Oleh : Tadius Sarrin Wujud Penghargaan atau penghormatan bagi arwah yang sudah meninggal pada beberapa tempat, memiliki berbagai tradisi yang beragam. Salah satunya adalah Tradisi Mangakkai‘ di Kecamatan Sumarorong Kabupaten Mamasa. Tradisi Mangakkai‘ adalah warisan budaya ini sejak dari nenek moyang mereka dan tetap dilestarikan oleh masyarakatnya, khususnya di Kecamatan Sumarorong Kabupaten Mamasa. Hanya saja kegiatan tradisi ini langka dijumpai…
Lero, Peradaban Islam Mandar di Lasinrang

Lero, Peradaban Islam Mandar di Lasinrang

SUDAH sekian tahun diliputi rasa penasaran, akhirnya penulis bisa menjejakkan kaki pertama kali di Desa Lero di Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan. Seminggu yang lalu tepatnya. Kampung Mandar di bumi Lasinrang yang mayoritas warganya bekerja sebagai nelayan. Kampung pesisir tersebut punya kemiripan dengan masyarakat pesisir Pambusuang di Polewali Mandar Sulawesi Barat. Sungguh sebuah kesyukuran penulis bisa menapaki Desa Lero.…
Karena Merah Putih adalah Kehormatan

Karena Merah Putih adalah Kehormatan

PANAS tidak begitu memanggang bahkan cenderung bersahabat. Kendati matahari cukup cerah, namun senyum cerah sejumlah warga yang menyemut membuat suasana menjadi terasa indah. Sejumlah mobil terparkir disepanjang bahu jalan sekitar satu kilo. Petugas kepolisian dan aparatur dinas perhubungan sibuk menata lalu lintas agar tak macet oleh kendaraan yang lalu lalang di jalur poros Sulawesi Selatan-Barat, tepatnya  di Rea Timur Kecamatan…
Nusantara Bersholawat PKB Berlangsung Khusyuk

Nusantara Bersholawat PKB Berlangsung Khusyuk

RINAI masih turun pelan. Seakan ikut menembangkan shalawat kecintaan kepada Nabiullah Muhammad Saw. Sejumlah santri Nahdlatul Ulum Sarampu masih sibuk merafal zikir dan menembangkan shalawat. Semua hadirin tampak takdzim dan melarut dalam khusyuknya irama lantunan kecintaan itu. Tidak terbaca sedikitpun dari raut muka hadirin wajah yang gusar oleh gerimis yang kadang menderas. Yang ada deras shalawat kian kencang dilangitkan. Adalah…
Tradisi “Kedukaan” yang Hampir Hilang

Tradisi “Kedukaan” yang Hampir Hilang

SEJAK dahulu tradisi melayat kepada sanak keluarga yang lagi berduka di daerah Kabupaten Mamasa, beberapa daerah masih memiliki tradisi yang unik dan masih dipertahankan. Tentu sikap kebersamaan dan gotong royong mereka selalu menjadi ciri khas. Kebisaan atau tradisi tersebut selalu menjunjung tinggi nilai-nilai adat yang berlaku, sebagai warisan budaya leluhur yang tetap dijaga. Salah satunya adalah sebuah tradisi unik saat…
Mengenal Sosok Iqsam, Calon Presma Unsulbar

Mengenal Sosok Iqsam, Calon Presma Unsulbar

NAMANYA Muhammad Iqsam. Tetapi oleh teman-temannya lebih sering disapa ‘Bang Kumis. Pemuda humoris pula ramah dan supel dalam pergaulan ini adalah lelaki yang lahir, 23 November 1996 silam, dari pasangan Haisa dan Mansur di Somba Sendana. Tatkala teman-temannya sesama alumnus SMA Negeri 1 Sendana lebih banyak memilih megikuti jejak orang tuanya sebagai nelayan, Iqsam yang memang hidup di lingkungan nelayan…
Ziarah Tanah Mandar dan Shalawat Cinta KH. D. Zawawi Imron

Ziarah Tanah Mandar dan Shalawat Cinta KH. D. Zawawi Imron

SEISI majelis bercucuran air mata. Momentum mengharu biru itu terjadi tatkala KH. D. Zawawi Imron mensedekahkan puisinya yang berjudul “IBU”. Puisi tersebut dibacakan di majelis pengajian Islam boyang Kaiyyang Kandeapi Tinambung, di kediaman keluarga besar almarhum panglima puisi Husni Djamaluddin. Seusai Ashar, Ahad 09 Februari 2020. Sajak tentang kepahlawanan seorang ibu, yang dibacakan oleh KH. D. Zawawi Imron, sangat menyentuh…
Lesni yang Berani “Bangunkan” Gus Dur Dengan Puisi

Lesni yang Berani “Bangunkan” Gus Dur Dengan Puisi

PERINGATAN Haul Gus Dur ke 10, Sabtu kemarin, di Sekretariat Gerakan Pemuda Ansor Polewali Mandar, Sulawesi Barat, penulis termasuk orang yang paling datang telat, dan duduk paling di belakang. Duduk dibelakang, suara mereka yang duduk di barisan paling depan agak terdengar kurang kedengaran. Mereka adalah moderator dan pemantik diskusi, yang sejak tadi mengurai sepak terjang Gus Dur dan pemikiran-pemikiran beliau…
Back to top button