Friday , September 20 2019
Home / GAGASAN

GAGASAN

GAGASAN

Hidup Mati KPK

“Sistem yang dibangun adalah untuk mencari keadilan bukan untuk balas dendam” [Pete Gallego Politisi Amerika] BIARLAH tulisan ini beranjak dari maraknya diskusi diseputar revisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat seluruh lapisan masyarakat seakan ikut membincangkannya. Beberapa poin kontroversial RUU KPK yang menjadi sorotan masyarakat …

Read More »

Perayan Tulisan Perayaan Buku

MALAM belum lagi begitu matang pula khatam, rinai baru saja jatuh membasahi bumi. Pada musim kemarau yang kering. Entah pertanda apa. Sebab yang jelas rinai baru saja turun. Setelah sebelumnya begitu lama meraib dan menghilang diselumuti kabut asap. Bertepatan dengan serbuan berita kebakaran hutan yang terjadi disejumlah tempat. Ditemani kopi …

Read More »

Dia Gadis Di atas Pete-Pete, Oh Ternyata…!!

CERITANYA saat masih kuliah, di akhir semester kan gue nya tuh selalu hendak pulang kampung. Kebetulan pada jaman dahulu kala saya kuliah di luar daerah. Letaknya memang cukup dekat tidak jauh-jauh amat, tapi untuk sampai kesana mesti sambung tiga kali mobil pete-pete, kemudian endingnya naik ojek diujung panyingkul timpan tiga. …

Read More »

Pakansi dalam Lampu Warna Warni

Untuk Ahmad Ghilban Syariati serupa laron kita bergerak ditemani musik yang mengalun pelan. tetapi ini bukan saja tentang cinta dan rasa, tetapi juga ihwal rindu yang bertahan di atas tower warna warni yang temaran menatap dan mengintai. anakku, takjublah melihat lampu dalam ragam rupa dan warna, lalu spontanlah berucap muhammadurasulullah. …

Read More »

Tasrif, Mahasiswa Palang Pintu Kampus

MEMASUKI tahun ajaran penerimaan Mahasiswa Baru, Tasrif dengan antusiasnya ikut mendaftar di sebuah kampus ternama di Sulawesi Selatan. Kala itu, sekitar tahun 2012 ia bersama bapaknya diantar menuju Makassar. Sebab Tasrif dianggap masih awam kondisi kota metropolitan, kota yang juga dikenal dengan kuliner Coto nya itu. Dulu penampilannya masih culun, …

Read More »

Merdeka Dalam Mimpi

negeri kecilku yang begitu indah dipandang mata negeri kecilku sangat sempurna bagaikan negeri dongeng sangat indah dan sempurna namun itu hanyalah mimpi yah, mimpi untuk merdeka mimpi-mimpi untuk melihat kemilau cahaya yang menyinari setiap rumah penduduk di negeri kecilku mimpi memijakkan kaki di jalan yang tak berlumpur hahahahaha namun mungkin …

Read More »

Pemimpin dan Orang Tua yang Telah Selesai

Pagi ke pagi / kuterjebak di dalam ambisi // seperti orang-orang berdasi yang gila materi // rasa bosan membukakan jalan / mencari peran // keluarlah dari zona nyaman// Begitu tembang zona nyaman yang dimainkan oleh fourtwnty yang menemaniku pagi ini. Ditemani teh hangat dengan sedikit gula buatan anak bapak kantin …

Read More »

Uwai Mandar

JIKA ditanya, apa yang membedakan antara kami yang mukim di kampung dengan mereka yang sejak kecil hidup di kota. Ini salah satu jawabannya: Uwai Mandar. Uwai Mandar adalah sebuah anugerah Tuhan tiada terkira, yang dititipkan di kampung kami, di kampung-kampung Mandar, yang dialiri jernihnya juga keruhnya. Di tahun 90-an, Uwai …

Read More »

Subaltern, Rokok, Kopi dan Diskusi di Teras Masjid

SUBALTERN mula pertama dicetuskan oleh Antonio Gramsci saat mencatat tuliskan tentang hegemoni budaya. Teori ini konon lahir sebagai teori kritis dan pascakolonial. Dalam pemahaman Antonio, subaltern merupakan istilah yang dipahami sebagai penduduk yang secara sosial, politis, dan geografis berada di luar struktur kekuasaan hegemonik koloni. Dan begitulah kira-kira potret yang …

Read More »

Cahaya Cinta di Balik Panorama Buttu Salabose

JIKA anda pernah menjejaki tempat ini, buttu Salabose, maka yang anda jumpai adalah pemandangan Kota Majene yang damai, hamparan nyiur kelapa yang melambai-lambai, dan bentang laut biru, di balik pesona teluk Mandar yang eksotik, plus desiran angin yang teramat sejuk, amboi, sungguh menawan hati. Buttu Salabose, dalam batin penulis, bak …

Read More »

Casing Ponsel, ‘Temannya Tuhan’ dan Pernikahan Komandan

SETELAH capek bermain seusai hujan. Hari itu Kaco kecil duduk dan termenung mendongak ke atas langit. Tepat di depan masjid yang berada di depan rumahnya. Saat itu hujan baru saja usai, di atas langit tampak pelangi menghias begitu indah. Kaco girang menatap. Dan kegirangan itu menegas oleh matanya yang tak …

Read More »

Dua Sudut Yang Tidak Sama Sisi

DISUDUT barat dengan hiruk pikuk kehidupan yang material, dengan dinamika politik yang labil yang cepat berubah, dan rapuh toleransi adalah satu sudut kehidupan yang menjadi ajang pertarungan bebas. Dalam konsep politik Plato (Trias Politika), lembaga eksekutif adalah pemegang kekuasaan pemerintahan sebuah negara, dan legislatif adalah pembuat undang undang untuk mengikat …

Read More »
KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]