Monday , December 9 2019
Home / BERITA / BAN :Hanya 15 SMK di Sulbar yang Memenuhi Prasyarat Divisitasi
Gelaran press confrence BAN Provinsi Sulawesi Barat.(Foto: FM)

BAN :Hanya 15 SMK di Sulbar yang Memenuhi Prasyarat Divisitasi

Mamuju – Tayang9 – Badan Akreditasi Nasional (BAN) Provinsi Sulawesi Barat secara resmi merilis hasil validasi, visitasi, perivikasi hasil validasi dan penyusunan rekomendasi hasil akreditasi sekolah atau madrasah tahap I, pada salah satu hotel di kabupaten Mamuju, Rabu, 28/08/19. malam.

Menurut Ketua BAN Provinsi Sulawesi Barat Amran HB, untuk Sulawesi Barat sendiri kondisi ironis yang terjadi saat ini, dari 139 SMK, terdapat 77 yang menjadi sasaran akreditasi,akan tetapi hanya 15 yang mengisi Daftar Isian Akreditasi (DIA), sebagai prasyarat awal dalam untuk dilakukan visitasi.

“Tapi ironisnya, di provinsi Sulawesi Barat ini ada 77 SMK yang akan diakreditasi, artinya 139 SMK yang ada di Sulawesi Barat ini ada 77 yang dijadikan sasaran untuk diakreditasi.
Namun sampai saat ini, hanya 15 SMK yang mengisi DIA sebagai bagian prasyarat awal untuk divisitasi,” ucap Amran HB.

Selain itu juga menambahkan, bahwa dari kondisi tersebut menjadi suatu bukti akan minimnya keperdulian sekolah khususnya SMK pada proses akreditasi, sementara dalam Permendiknas nomor 13 Tahun 2018 tertera bahwa sekolah yang belum terakreditasi, dipastikan para lulusannya tidak dapat melanjutkan pendidikan.

“Na ini menandakan, bahwa kepedulian SMK terhadap akreditasi masih sangat kurang. Padahal peraturan menteri pendidikan Nasional Nomor 13, 2018 sekolah yang tidak terakreditasi lulusannya tidak bisa melajutkan pendidikan, sekolah yang tidak terakreditasi tidak bisa menerima bantuan pemerintah, tidak bisa dapat dana bos, sekolah yang tidak terakreditasi tidak bisa mengeluarkan ijazah,” katanya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa untuk hasil 77 SMK dan hanya 15 yang mengisi DIA tersebut, untuk saat ini belum sepenuhya dapat diketahui karena masih dalam proses.

“Na dari 77 SMK yang dijadikan sasaran ini hanya 15 yang mengisi DIA, hasilnya hari ini masih belum kita ketahui karena masih berproses,” tutupnya.(FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

SDK Harap Kunker Mentan di Sulbar Membawa Angin Segar Bagi Pertanian

Mamuju – Tayang9 – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) wakil …

Didaulat Memimpin Projo Mamuju, Rekomendasi PDI-P Mengarah ke Sutinah (?)

Mamuju – Tayang9 – Bakal Calon (Bacalon) Bupati Kabupaten Mamuju  Tahun 2020 Sutinah Suhardi, secara …

One comment

  1. Smk apa yg mengisi DIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]