Jumat , Oktober 30 2020
Home / BERITA / SOSOK

SOSOK

SOSOK

Amma Cammana; Kelembutan, Rasa dan Spritual

SAYA belum pernah memiliki kesempatan bertemu langsung dengan sosok perempuan hebat itu. Saya selalu mendengar namanya disebut dari sudut diskusi atau cerita dari para sahabat, rekan pekerja seni budaya Mandar-Sulawesi Barat atau tulisan-tulisan dari orang-orang yang begitu tulus mencintainya. Dirinya telah dijadikan panutan kesungguhan berkesenian, juga dijadikan ikon sekaligus pengejewantahan …

Read More »

Keringat Menetes, Hardi Mengais Berkah dari Sampah Kota

JALAN masih tampak basah, menyisakan sejumlah genangan dipinggir aspal. Hardi tampak serius menenteng sapu lengkap dengan tong sampah dorong yang seirama dengan warna bajunya yang juga orange. Pagi itu matahari mulai tampak bersinar terang dan bahkan cenderung mulai panas. Tetes keringat mulai berjatuhan di pelipisnya. Pagi itu Hardi masih berkutat …

Read More »

Mengenal Lebih Dekat Sosok Isra Daming Pramulya

ISRA Daming Pramulya (IDP) merupakan salah satu sosok, atau tokoh pemuda di Provinsi Sulawesi Barat, yang layak untuk diperhitungkan dalam perebutan kursi DPD-RI, pada momentum Pemilu 17 April 2019 mendatang. Pemuda kelahiran tanggal 12 Maret 1975 ini, telah memiliki pengalaman mumpuni di bidang politik, terbukti kepengurusan disejumlah partai politik pun …

Read More »

Lebih Dekat Dengan Sosok Andi Ruskati Alibaal

ANDI Ruskati Alibaal merupakan salah satu politisi perempuan, yang saat ini diperhitungkan dalam merebut satu dari empat kuota kursi DPR – RI, untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Sulawesi Barat. Politisi perempuan yang lahir di Majene tanggal 17 Januari 1968 ini, memiliki pengalaman mumpuni di bidang politik. Andi Ruskati Ali Baal …

Read More »

HT Motor Pakar Over Size di Polewali Mandar

SUARA desis mesin over size atau cilynder boring berkekuatan 250 watt itu berbunyi nyaring. Sahrul (23) sang mekanik yang telah amat piawai itu tengah menjalankan mesin dan mengerjakan begitu detail salah satu blok milik pelanggangnya. Di ruang kamar depan samping rumah Hatta dan telah disulap menjadi ruang workshopnya itulah, puluhan …

Read More »

Pachri Rela Tinggalkan Kemapanan untuk Bangun Daerah

NAMA lengkapnya Pachri Pale Parusi yang lahir di wilayah pesisir, tepatnya di lingkungan Somba Selatan, Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana Majene 41 tahun silam. Dengan pengalamannya yang pernah terlibat di pemberdayaan masyarakat membuat dirinya menjadi sosok yang dikenal berbagai kalangan. Pahcri lulusan Tehknik Sipil menjadi sosok pionir yang terus mengawal perubahan. …

Read More »

Hebat, Perempuan Mandar Raih Doktor Hukum di Unhas

SATU lagi perempuan Mandar-Sulbar asal Wonomulyo dan berdarah Sepang Banu-banua Kecamatan Limboro Polewali Mandar ini membuat catatan sejarah di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas). Dialah Dr. Asmarani Ramli, S.H., M.Kn., yang kemudian dinyatakan berhak menyandang gelar Doktor Bidang Hukum Agraria setelah melewati prosesi ujian promosi doktornya siang tadi, 9 Mei 2016 …

Read More »

Bantu Obati Patah Tulang, Pua Sadiah Bangun Masjid

CAMU atau yang akrab disapa Pua Sadiah (80) tampak duduk santai di depan rumahnya. Tidak ada kata yang keluar dari mulutnya. Walau bibirnya sesekali tampak komat kamit merafal. Entah sedang merafal dzikir entah shalawat pemuliaan kepada Rasulullah. Sesekali matanya tampak menatap ke atas rumahnya, atau orang lalu lalang di di …

Read More »

Laila, Bersama Senja Yang Raib Tercuri di La Kayang Resto

“Alina tercinta. Bersama surat ini kukirimkan padamu sepotong senja-dengan angin, debur ombak, matahari terbenam dan cahaya keemasan. Apakah kamu menerimanya dalam keadaan lengkap?” Seketika paragraf pembuka cerpen “Sepotong Senja untuk Pacarku” karya Seno Gumira Adjidarma (SGA) terlintas sewaktu bertandang ke La Kayang Resto (LKR), beberapa waktu yang lalu. Rumah makan …

Read More »
KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]