Friday , September 20 2019
Home / BERITA / SOSOK

SOSOK

SOSOK

Keringat Menetes, Hardi Mengais Berkah Dari Sampah Kota

JALAN masih tampak basah, menyisakan sejumlah genangan dipinggir aspal. Hardi tampak serius menenteng sapu lengkap dengan tong sampah dorong yang seirama dengan warna bajunya yang juga orange. Pagi itu matahari mulai tampak bersinar terang dan bahkan cenderung mulai panas. Tetes keringat mulai berjatuhan di pelipisnya. Pagi itu Hardi masih berkutat …

Read More »

Anggaran PIFAF ke-4 Hanya 200 Juta, Rahim : Rasa-rasanya Kita Tidak Percaya

Mamuju – Tayang9 – Menyikapi pelaksanaan agenda Polewali Mandar International Folk dan Art Festrval (PIFAF) ke – 4, yang rencananya hari ini akan resmi dibuka, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat Abdul Rahim angkat bicara. Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat Abdul Rahim mengatakan, jika pelaksanaan PIFAF sebagai ajang memperkenalkan budaya, adat …

Read More »

Mengenal Lebih Dekat Sosok Isra Daming Pramulya

Polewali – Tayang9 – Isra Daming Pramulya (IDP) merupakan salah satu sosok, atau tokoh pemuda di Provinsi Sulawesi Barat, yang layak untuk diperhitungkan dalam perebutan kursi DPD-RI, pada momentum Pemilu 17 April 2019 mendatang. Pemuda kelahiran tanggal 12 Maret 1975 ini, telah memiliki pengalaman mumpuni di bidang politik, terbukti kepengurusan …

Read More »

Lebih Dekat Dengan Sosok Andi Ruskati Alibaal

Mamuju – Tayang9 –  Andi Ruskati Alibaal merupakan salah satu politisi perempuan, yang saat ini diperhitungkan dalam merebut satu dari empat kuota kursi DPR – RI, untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Sulawesi Barat. Politisi perempuan yang lahir di Majene tanggal 17 Januari 1968 ini, memiliki pengalaman mumpuni di bidang politik. …

Read More »

HT Motor Pakar Over Size, Manjakan Pelanggang dengan Pelayanan Prima

SUARA desis mesin over size atau cilynder boring berkekuatan 250 watt itu berbunyi nyaring. Sahrul (23) sang mekanik yang telah amat piawai itu tengah menjalankan mesin dan mengerjakan begitu detail salah satu blok milik pelanggangnya. Di ruang kamar depan samping rumah Hatta dan telah disulap menjadi ruang kerja dan workshopnya …

Read More »

Pachri Rela Tinggalkan Kemapanan untuk Bangun Daerah

NAMA lengkapnya Pachri Pale Parusi yang lahir di wilayah pesisir, tepatnya di lingkungan Somba Selatan, Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana Majene 41 tahun silam. Dengan pengalamannya yang pernah terlibat di pemberdayaan masyarakat membuat dirinya menjadi sosok yang dikenal berbagai kalangan. Pahcri lulusan Tehknik Sipil menjadi sosok pionir yang terus mengawal perubahan. …

Read More »

Hebat, Perempuan Mandar Raih Doktor Hukum di Unhas

SATU lagi perempuan Mandar-Sulbar asal Wonomulyo dan berdarah Sepang Banu-banua Kecamatan Limboro Polewali Mandar ini membuat catatan sejarah di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas). Dialah Dr. Asmarani Ramli, S.H., M.Kn., yang kemudian dinyatakan berhak menyandang gelar Doktor Bidang Hukum Agraria setelah melewati prosesi ujian promosi doktornya siang tadi, 9 Mei 2016 …

Read More »

Bantu Obati Patah Tulang, Pua Sadiah Bangun Masjid

CAMU atau yang akrab disapa Pua Sadiah (80) tampak duduk santai di depan rumahnya. Tidak ada kata yang keluar dari mulutnya. Walau bibirnya sesekali tampak komat kamit merafal. Entah sedang merafal dzikir entah shalawat pemuliaan kepada Rasulullah. Sesekali matanya tampak menatap ke atas rumahnya, atau orang lalu lalang di di …

Read More »

Laila, Bersama Senja Yang Raib Tercuri di La Kayang Resto

“Alina tercinta. Bersama surat ini kukirimkan padamu sepotong senja-dengan angin, debur ombak, matahari terbenam dan cahaya keemasan. Apakah kamu menerimanya dalam keadaan lengkap?” Seketika paragraf pembuka cerpen “Sepotong Senja untuk Pacarku” karya Seno Gumira Adjidarma (SGA) terlintas sewaktu bertandang ke La Kayang Resto (LKR), beberapa waktu yang lalu. Rumah makan …

Read More »
KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]