ABDUL MUTTALIB

Agustusan

Agustusan

Anak-anak terlihat girang, para ibu justru terlihat gelisah dan bapak-bapak bisanya hanya senyum-senyum. Inilah gambaran singkat rumitnya menyiapkan riasan, kostum dan bekal makanan sesaat hendak mengikuti acara pawai dan ragam lomba tujuh belas di bulan Agustus. Kemerdekaan ternyata tak hanya butuh disyukuri tapi harus dilanjutkan perjuangannya. Minimal berjuang agar riasan anak tidak sampai luntur saat pawai diarak keliling kampung, aneka…
Sudut Pandang Suami

Sudut Pandang Suami

KETAHUILAH jika seorang istri pamit bepergian ke suatu acara keluarga yang jaraknya jauh dan diharuskan menginap, maka terbitlah penderitaan paling nyata di sudut pandang suami. Mengurus anak, masak dan mengeloni anak tampak sebagai aktivitas yang seolah tanpa rumus tutorial. Pekerjaan yang terlihat ringan dilakukan tiap hari oleh seorang istri, ternyata begitu menyiksa bagi suami meski dilakukan (hanya) sekian hari. Anak…
Panggilan Manusia Fitrah

Panggilan Manusia Fitrah

SETINGGI apa pun sekolahmu jika panggilan mudik tiba, segeralah berkemas pulang untuk sekedar mamasak buras dan ketupat di rumah. Itulah drama kecil yang tiap tahun harus diterima pemudik, entah ia seorang suami, anak dan cucu. Sekilas drama kecil itu terlihat sepele, seolah kehormatan suami tengah dilucuti dihadapan istri, seolah pencapaian ilmu seorang anak seketika lenyap dihadapan ibu, dan semua pencapaian…
Azimat Tiga Biji Tai Kambing

Azimat Tiga Biji Tai Kambing

SUDAH banyak peristiwa heroik yang dituturkan, namun cerita heroik dari seorang demonstran seolah kembali mengingatkan, bahwa nilai kepemimpinan tak cukup terlahir dari derita rakyat, tapi ikut ditopang keyakinan batin yang kuat. Makanya sebelum berangkat ke Jakarta, sang demonstran tidak lupa bertandang dan sowan ke kiainya di kampung. Kiai yang tak hanya memberikan berkah, nasihat, tapi juga ikut memberikan azimat keselamatan.…
Pelajaran Menggambar

Pelajaran Menggambar

JUDUL tulisan ini tidak dimaksudkan menyaingi daya sugesti dari cerpen “Pelajaran Mengarang” karya Seno Gumira Ajidarma yang top itu. Cerpen yang sempat diganjar sebagai cerpen terbaik pilihan koran harian Kompas di tahun 1993. Tulisan ini hanya mencoba menuliskan dua peristiwa sederhana dari pelajaran menggambar yang diikuti si Adek di Taman Kanak-kanak (TK) tempatnya bersekolah bersama si Kakak. Meski usia si…
Sudut Pandang Solusi

Sudut Pandang Solusi

SUATU waktu daku diajak oleh para pengurus aliansi mahasiswa Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) untuk diskusi terkait pendidikan dengan pendekatan bahasa menggunakan sudut pandang analisis wacana. Acaranya terbilang menarik, karena dihadiri puluhan mahasiswa di tengah kondisi generasi melenial yang tengah gandrung mentafakkuri game online, tiktok dan sajian frank dari para pesohor dan selebritis. Generasi milenial yang lebih memilih menjadi konsumen…
Traffic Light Tinambung

Traffic Light Tinambung

TRAFFIC light di kampungku Tinambung sudah lama tidak berfungsi, padahal dulu sewaktu berfungsi justru didekati lewat fungsi “yang lain” dengan tiangnya kerap dijadikan tempat bagi sebahagian kusir bendi mengikat kudanya. Pemandangan itu tidak hanya terlihat artistik, tapi juga terasa eksotis, namun semoga tidak dianggap erotis. Erotis jika sampai melorotkan rasa malu atau sampai menunjukkan “aurat” dari keagungan tradisi dan kebudayaan…
Puisi Puasa Gejet

Puisi Puasa Gejet

“Telepon genggam yang tak pernah lepas dari genggaman // Benda mungil yang sangat disayang // Surga kecil yang tak ingin ditinggalkan // Yang layarnya memancarkan gambar gerimis yang mengguyur senja.” Demikian nukilan larik-larik puisi Joko Pinurbo berjudul “Telepon Genggam” (2003). Sekilas puisi itu menawarkan panorama indah atas relasi atau persinggungan manusia dengan gejet. Sebuah relasi yang belakangan ini terlihat timpang…
Tragedi Bangun Sahur

Tragedi Bangun Sahur

TRADISI di bulan Ramadan sangatlah beragam. Tapi tragedi yang dialami artis Zaskia Adya Mecca atas tradisi membangunkan orang sahur lewat pengeras suara di masjid membuat tersadar, ternyata niat baik saja tidak cukup, jika model penyampaiannya keliru akan rentang menuai soal. Tentu soalnya bukan pada toa masjid. Apalagi soal vibrasi suara yang meninggi. Bukan pula soal suara yang fals. Karena suara…
Kuasa Lupa

Kuasa Lupa

DAKU tidak sanggup membayangkan hambarnya persidangan jika tidak dihadiri jaksa penuntut umum. Hambar karena tidak dapat melihat penguasaan materi dakwaan, kecakapan retorika, sekaligus kepiawaian membaca psikologi manusia. Meski kemampuan itu tidak berarti, jika menghadapi jawaban lupa dari terdakwa. Segenap metode, dalih, dan pertanyaan pancingan yang diajukan jaksa guna memperoleh informasi tetap tidak dapat digali dari lupa. Lupa layaknya cara efektif…
Keniscayaan Panggung

Keniscayaan Panggung

SERING kali panggung pada sebuah pementasan kesenian luput menjadi tema diskursus pelaku kesenian. Entah itu pementasan teater, musik tradisi, dan kegiatan diskusi serta sarasehan yang menggunakan panggung. Panggung yang ramai ketika ada hajatan seni, tapi mendadak sepi, menakutkan bahkan dihuni hantu usai pementasan. Panggung seolah sebatas pelengkap dari sebuah lakon. Panggung seolah hanya menjadi dekorasi pemanis yang sifatnya dibutuhkan sebelum…
Semesta Bahasa

Semesta Bahasa

KETIKA bahasa tidak hanya berupa bunyi dan tanda. Pada saat itu pula, bahasa tidak cukup dimaknai sebagai tulisan dan ujaran yang mudah dibaca. Iqro, bisa jadi bukaan bacaan, bukan pula seperangkat materi untuk berbicara. Ia sudah melampaui peristiwa kebahasaan. Peristiwa kebahasaan itu strukturnya. Semacam mekanisme yang girang diterjemahkan ke dalam aspek keterampilan berbahasa: menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Iqro justru…
Back to top button