ABDUL MUTTALIB

Lelaki Pemanggul Karung

Lelaki Pemanggul Karung

LELAKI paru baya itu tidak lagi mengenal namanya, atau nama mungkin tidak lagi penting baginya, meski orang-orang di kota kami mulai terbiasa memanggilnya; lelaki pemanggul karung. Tiap hari, ia terbiasa sibuk mengemasi barang-barang bekas ke dalam karung. Layaknya kesibukan mengemasi terik siang menuju gigil malam, sebelum ia terlelap di emper-emper pertokoan, usai mengelilingi kampung dengan terus memanggul karung. Tiada yang…
Tersesat Kembali

Tersesat Kembali

DAKU terbilang lemot alias lemah otak. Biasanya usai saling mengenalkan nama disertai uluran tangan. Jelang berpisah biasanya daku kembali menanyakan nama. Proses kembali seperti itu tentu tidak mengenakkan, karena bisa jadi cap “aneh” telah ditempelkan ke jidat. Belum termasuk proses kembali ketika tersesat di rimbun makna ketika membaca buku, biasanya daku bergegas kembali ke sub judul terdekat buat cari selamat.…
Bahasa Cinta

Bahasa Cinta

SUDAH menjadi rahasia umum jika fungsi utama dari bahasa adalah mengantarkan pesan. Pesannya bisa bermacam-macam. Ada pesan yang mudah dimengerti secara konkrit, dan ada pula pesan abstrak yang sulit diterjemahkan secara harfiah. Anggaplah bahasa merupakan bentuk konkrit dari sebuah peristiwa komunikasi tersurat, sedangkan cinta merupakan bentuk abstrak dari pesan komunikasi tersirat. Jika kedua kosa kata ini digabung menjadi bahasa cinta,…
Beliau Langit, Beliau Bumi

Beliau Langit, Beliau Bumi

KALI ini saya agak tertarik untuk membincang panggilan atau sapaan kepada seseorang yang acap kita dengar atau kita gunakan dengan sebutan beliau. Kenapa ini menjadi minat penulis, karena pertama, istilah beliau dalam dimensi kebahasaan merujuk pada bentuk penghormatan, sekaligus penghargaan bersifat personal. Kedua, istilah beliau dapat bernada mengejek jika diujarkan dalam sudut pandang jamak; beliau-beliau. Pertama nilainya penghormatan, dan yang…
Ziarah Masa Lalu

Ziarah Masa Lalu

TIDAK jarang pertentangan tersulut dari perbedaan cara pandang. Salah satunya cara pandang dalam memaknai kenangan. Kenangan tentang orang terkasih kini hanya dapat ditemui dalam wujud makam. Menemuinya lewat prosesi ziarah makam. Prosesi yang karib dilakukan di dua momen lebaran: Idul Fitri dan Idul Adha. Dua momen itu, tidak hanya menghadirkan suasana berdimensi spritual dan sosial, melainkan ikut menyajikan nostalgia masa…
Pojok Diri Sendiri

Pojok Diri Sendiri

HUJAN baru saja reda. Mendung masih menggantung. Tanah basah menyisakan aroma wangi yang khas. Terlihat lalulintas masih padat ketika seorang sahabat mengajak menghabiskan waktu di salah satu pojok kafe. Pojok kafe yang dipenuhi atmosfer kebahagian satu keluarga yang tengah merayakan ulang tahun. Merayakan jatah umur yang kian berkurang dengan perasaan riang gembira, seraya menyimak sepasang suami-istri yang tengah menggendong bayi…
Daya Magis Permen

Daya Magis Permen

SEBENARNYA saya tidak begitu suka melihat iklan di telivisi. Kecuali iklan permen yang gandrung menghadirkan wanita yang kecantikannya terkadang membuat daku sampai lupa merek permen yang diiklankan. Ingatnya, hanya ketika wanita itu membuka pembungkus permen sampai memasukkan ke mulutnya. Adegan itu seolah memiliki daya magis, dan ampuh menyihir serta menundukkan syaraf indra penyecap. Amati sewaktu mata wanita itu merem-melek diikuti…
Semoga Kumis

Semoga Kumis

TEMAN masa kecilku tengah terbebani tugas suci yang dititahkan istrinya. Tugas memanjangkan kumis. Kendati sejak orok, sampai usia jelang berkepala empat. Temanku itu tidak pernah terlihat memanjangkan kumis. Nah, di situ daku merasa sedih. Kumis yang sependek ingatanku tidak hanya berupa bulu lebat yang tumbuh di bawah hidung dan di atas bibir lelaki. Kumis yang sebenarnya adalah identitas dan kerap…
Taxi

Taxi

Suatu hari nanti dan itu adalah hari ini. Hari yang telah datang tergesa membawa pagi dengan senyum paling indah, meski sejak semalam Tantri dan Samar baru bisa terlelap di kereta selepas jalan seharian dan nonton konser sebuah band indie yang norak namun luar biasa eksis di usia yang ke 52 tahun. Nama band-nya cukup nyeleneh tapi lirik lagunya mampu menggugah…
Back to top button