Jumat , Oktober 30 2020
Home / KOLOM

KOLOM

KOLOM

Beliau Langit, Beliau Bumi

KALI ini saya agak tertarik untuk membincang panggilan atau sapaan kepada seseorang yang acap kita dengar atau kita gunakan dengan sebutan beliau. Kenapa ini menjadi minat penulis, karena pertama, istilah beliau dalam dimensi kebahasaan merujuk pada bentuk penghormatan, sekaligus penghargaan bersifat personal. Kedua, istilah beliau dapat bernada mengejek jika diujarkan …

Read More »

Amma Cammana; Kelembutan, Rasa dan Spritual

SAYA belum pernah memiliki kesempatan bertemu langsung dengan sosok perempuan hebat itu. Saya selalu mendengar namanya disebut dari sudut diskusi atau cerita dari para sahabat, rekan pekerja seni budaya Mandar-Sulawesi Barat atau tulisan-tulisan dari orang-orang yang begitu tulus mencintainya. Dirinya telah dijadikan panutan kesungguhan berkesenian, juga dijadikan ikon sekaligus pengejewantahan …

Read More »

Ziarah Masa Lalu

TIDAK jarang pertentangan tersulut dari perbedaan cara pandang. Salah satunya cara pandang dalam memaknai kenangan. Kenangan tentang orang terkasih kini hanya dapat ditemui dalam wujud makam. Menemuinya lewat prosesi ziarah makam. Prosesi yang karib dilakukan di dua momen lebaran: Idul Fitri dan Idul Adha. Dua momen itu, tidak hanya menghadirkan …

Read More »

Pojok Diri Sendiri

HUJAN baru saja reda. Mendung masih menggantung. Tanah basah menyisakan aroma wangi yang khas. Terlihat lalulintas masih padat ketika seorang sahabat mengajak menghabiskan waktu di salah satu pojok kafe. Pojok kafe yang dipenuhi atmosfer kebahagian satu keluarga yang tengah merayakan ulang tahun. Merayakan jatah umur yang kian berkurang dengan perasaan …

Read More »

Dalam Belitan Petuyu’ Buras

SUARA takbir timpal menimpali. Puayi Kaco terdiam. Tak ada kata-kata yang bisa diungkapkan malam itu. Juga kepada siapapun. Puayi Kaco seorang diri. Kopiah hitam berumur, pudar warnanya tergeletak di atas meja tak bertaplak. Ditemani asbak rokok yang menyisakan rokok setengah batang yang basah oleh lumuran ampas kopi. Begitu kebiasaan Puayi …

Read More »

Pagi, Rinai dan Kopi

IA jatuh dari langit dan itu air hujan namanya, sekaligus rejeki bagi semua yang ada di bumi. Tanaman bertumbuh dari air yang membasahi daun, batang dan akarnya untuk kebaikan kehidupan. Disitu laku mengabdi dalam perannya berjalan dengan begitu baik. Air dan tanaman sama menjalani ibadahnya sebagai ketetapan tugas yang ia …

Read More »

Daya Magis Permen

SEBENARNYA saya tidak begitu suka melihat iklan di telivisi. Kecuali iklan permen yang gandrung menghadirkan wanita yang kecantikannya terkadang membuat daku sampai lupa merek permen yang diiklankan. Ingatnya, hanya ketika wanita itu membuka pembungkus permen sampai memasukkan ke mulutnya. Adegan itu seolah memiliki daya magis, dan ampuh menyihir serta menundukkan …

Read More »

Senin Pagi, 1 Juni 2020

SENIN pagi, 1 Juni 2020 catatan ini mulai bergerak. Tatkala jumlah pasien yang meninggal akibat covid-19 berada di angka 1.613 orang dan jumlah pasien covid-19 berada di angka 26.473 orang. Serta jumlah pasien yang dinyatakan sembuh berada di angka 7.308 pasien. Di waktu yang bersamaan Senin pagi, 1 Juni 2020 …

Read More »

Covid-19, BLT DD dan Sejumlah Soal Atasnya

MENGUTIP lirik lagu Peterpan “ada apa denganmu” rasanya menjadi tepat jika dikaitkan dengan fakta pandemi covid-19 dan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD). Sejumlah pertanyaan kini tengah banyak memenuhi beranda dunia maya kita. Mulai dari berita bantuan yang salah sasaran dan lalu ditolak warga yang merasa tidak berhak atasnya. Hingga …

Read More »

Covid-19 dan Dampaknya Terhadap Perubahan Penyelenggaraan Ujian Nasional

Penulis: Angga Setyadi. M. Limpukasi SUNGGUH suatu yg sangat kebetulan sekali ditengah pandemi corona yang melanda dunia disaat Indonesia sedang mempersiapkan salah satu prosesi nasional tahunannya, yakni US dan UN, serta UP. Karuan, dengan bahaya pandemi Corona yang mengancam, hampir semua aktifitas penting nasional dan keagamaan dihentikan di tahun covid-19 …

Read More »

Jeritan Hati Anak Sekolah Alam Salule’bo Topoyo Mateng

Meski sekarang kami tak lagi di tempat asal. Meski kini kami telah terpisah dengan desa tercinta. Meski kini kami telah jauh dari Desa Salule’bo’, tapi semangat dan cita untk meraih sukses tetap membara. Meski kini pembelajaran kami terganggu oleh arogansi para penguasa. Mereka sudah mengacaukan sekolah alam tempat kami berproses …

Read More »

Bau Mara’e, Puarang dan Puasa

PUASA ramadan sebentar lagi datang. Aromanya begitu terasa. Tetapi ia tidak sama seperti aroma ikan kering (baca: bau mara’e) yang menyengat dan mewabah di seantero kampung saat kita membakarnya di rumah kita yang berdinding gamacca (anyaman bambu). Karena puasa ramadan bukan soal makanan dan hidangan yang mencubit selera lidah kita. …

Read More »
KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]