Sunday , November 17 2019
Home / BERITA / Pembetukan DOB Balanipa Telah Disepakati DPRD dan Pemprov Sulbar
Bersama jajaran Pemprov dan Anggota DPRD Sulbar.(Foto : Jab)

Pembetukan DOB Balanipa Telah Disepakati DPRD dan Pemprov Sulbar

Mamuju – Tayang9 – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat, secara resmi menandatangani persetujuan bersama pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Balanipa. saat gelaran rapat paripurna di Kantor DPRD Sulbar, Rabu 11/09/19, Malam.

Gubernur Sulawesi Barat Alibaal Masdar (ABM) mengatakan, persiapan pembetukan DOB Kabupaten Balanipa telah dilakukan sejak lama, bahkan sudah ada kordinasi dengan Direktorat Jenderal otonomi daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Pemekaran sudah ada titik terang dengan adanya opini moratorium larangan pemekaran daerah akan dicabut pada 2020. Menteri sedang menyusun draf untuk jadi turunan regulasi,” kata ABM.

Selain itu ABM juga menambahkan, jika ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari legislatif hingga saat ini, dalam mendorong pemekaran daerah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). dan anggaran yang disiapkanPemprov setelah Kabupaten Balanipa terbentuk sebanyak Rp30 Miliar.

“Anggaran itu untuk bantuan keunganan selama lima tahun, Tahun pertama akan dapat suntikan dari Pemprov sebesar Rp 10 miliar, dan empat tahun selanjutnya berturut-turut diberikan bantuan Rp5 miliar,” bebernya.

Mantan Bupati Kabupaten Polewali Mandar 2 periode itu juga menuturkan, bahwa lahan atau lokasi untuk pembangunan pusat pemerintahan daerah persiapan Kabupaten Balanipa juga telah tersedia.

“Semua persiapan sudah kita penuhi, persetujuan bersama ini persyaratan terakhir. Sisa menunggu moratorium presiden soal pemekaran daerah dicabut,” tutupnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua DPRD Sulawesi Barat Amalia Aras berharap dengan adanya DOB tersebut, akan mempercepat layanan publik pada masyarakat.

“Mempercepat pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat. DPRD setuju dan mendukung sepenuhnya Balanipa sebagai daerah otonom baru,” ungkap Amalia. (Sy/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Tiga Parpol Koalisi Potensi Tinggalkan Habsi – Irwan, Jayadi : PBB dan PKS Kita Akan Ajak

Mamuju – Tayang9 – Menanggapi adanya Tiga (3) Partai Politik (Parpol) koalisi yakni Demokrat, PBB …

Habsi Kembalikan Formulir Pendaftaran ke Gerindra

Mamuju – Tayang9 – Bakal calon petahana Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid, secara resmi mengembalikan …

One comment

  1. Luar biasa …
    Menjadi mahasiswa sesungguhnya teramat berat, terlebih jika kesan makna dari menyebutnya kita sesuaikan atas maksud yang orangtua dan masyarakat awam pahami. Adalah suatu kebanggaan apabila terdapat pribadi yang mampu menjadi mahasiswa sejati tentunya dengan karya karya pribadi yang dalam kaitannya mampu berperan baik dalam masyarakat sosial berupa sumbangsih sosial (baik materi maupun non materi) yang setidaknya seperti gambaran pengharapan orang tua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]