NAIM IRMAYANI

NAIM IRMAYANI

Akrab disapa comel, saat ini selaku direktur Pusat Kajian Perempuan Unasman, juga aktif membina pecinta alam, karang taruna, dan BUMDESa. Masih terus belajar penulisan karya sastra maupun karya ilmiah.
  • CERPEN

    Bau Piapi dan Kerinduan

    RINA menyusuri jalan yang bersisian jalan tol menuju lokasi ramai dengan segala barang yang tersedia. Pasar tradisional tempat ia membeli beras, garam dan tempe yang akan ia olah untuk makan malam bersama Ayah. Ikan bolu, pammaissang’, lombok kecil, lombok keriting, bawang merah, sebotol kecil minyak penggorengan, garam, kunyit, dan beras untuk dimasak. “Hm, oke, ikan masak Mandar dan nasi putih…

    Read More »
  • CERPEN

    Tante Farah, Penjual Kue Pasoq

    SETIAP kali melewati jalan desa ini, ada rasa berkecamuk yang selalu menghantui. Jalan penghubung antar desa ini bagi banyak orang mungkin tidak berarti apa-apa. Tetap tidak bagiku. Jalan ini selalu mengingatkanku pada sebuah kecelakaan naas yang membuatku kehilangan seseorang. Tante Farah namanya. Adik ibu yang ditabrak pengendara motor yang tidak bertanggung jawab. Sosok yang selama ini banyak mengajarkanku perihal dapur…

    Read More »
Back to top button