MS TAJUDDIN

MS TAJUDDIN

belajar membaca dan menulis juga pembelajar di kehidupan
  • KOLOM

    Burung Itu Lepas dan Melluttus

    PADA mulanya, saya menduga media sosial hanya akan melayani para pansos yang berjiwa narsis dan berorientasi eksis di kehidupan. Mereka yang acap melupa, bahwa naluri manusianya atau nilai keadabannya pelan melorot ke bawah. Bersamaan dengan itu, nilai kebinatangan-pun pelan merangkak naik melalui media sosial dunia maya berbasis digital. Sampai disini, media sosial dipandang telah menjadi perangkat nyata pembunuh nilai-nilai kemanusiaan…

    Read More »
  • GAGASAN

    Malam Lailatul Qadar

    Malam 25 Ramadan bumi menuju langit langit menuju bumi Mandar, 06 Mei 2021   Malam 27 Ramadan Semesta dingin dan diam Dzikir hangat berpiling dalam gemuruh ruh Penuh sesak Mandar, 08 Mei 2021

    Read More »
  • KOLOM

    Metamorfosis Bau Peapi di Dalam Hujan

    HUJAN turun di hari ahad yang baik dan indah. Lelaki kecil itu bersama neneknya tampak meringkuk dalam dingin yang bahagia dan tertidur pulas. Di depannya televisi tampak diam dan di layar leadnya hitam berjelaga. Tetes air hujan tampak turun melalui ujung rumbia, jatuh dan menyentuh tanah yang berkerikil. Jendela setengah terbuka, aroma hujan dan angin dingin menelisik masuk melalu kaca…

    Read More »
  • KOLOM

    Pammase Ini, Bernama Lita’ Mandar

    MANDAR banyak dipahami sebagai sebuah etnik yang memiliki peradaban sekaligus keunikan. Karenanya membuat saya dan mungkin anda, yang boleh jadi juga adalah orang Mandar akan merasa bangga sekaligus tidak pernah sukses sekedar untuk menghentikan kekaguman kita pada Mandar. Tidak hanya sekedar sebuah identitas kultural, tetapi juga nilai yang memandu sikap hidup manusia Mandar. Bahkan Mandar juga diklaim memiliki kekayaan alam…

    Read More »
  • KOLOM

    Linor

    LINOR dalam catatan tidak penting ini, bukanlah nama orang, tetapi ia adalah persamaan kata yang dalam bahasa Indonesia adalah gempa dan linor itulah yang baru saja terjadi. Tidak ada satu kekuatanpun yang bisa dilakukan oleh manusia untuk melawan kehendak Tuhan yang dinyatakanNya melalui peristiwa dan gejala alam. Manusia hanya memiliki pengetahuan tentang gejala, dan cara keluar dari bencana yang dipahami sebagai akibat…

    Read More »
  • KOLOM

    Tahun Baru dan Tabiat Kebejatan Baru

    BUTUHKAH manusia dengan tahun baru, jawaban dari pertanyaan semacam ini mungkin akan membenturkan kita kepada pertanyaan-pertanyaan yang akan kian bertubrukan di kepala kita. Bahwa betulkah kita butuhkan sebuah pertanyaan-pertanyaan ketika kehidupan dan fakta-fakta nyata penomena kehidupan yang saban hari kita semaikan hanya menghantarkan batu ke dalam kepala kita. Menjadikan bentuk-bentuk baru penyimbolan tubuh kemanusiaan kita adalah hewan-hewan yang berkepala batu.…

    Read More »
  • GAGASAN

    Malam Tahun Baru

    Di sebuah cafe yang sepi pada malam tahun baru ditemani sebuah kipas angin berputar dalam ritme yang santun. Sebuah masker tergeletak lusuh di lantai tegel berwarna kusam beraroma disinfektan. Gelas kosong menatap pipet begitu dalam, seakan membincangkan lelaki berbibir tebal yang menyeruputnya siang tadi dan telah berlalu dengan hand sanitizer ditangan. Malam begitu lengang kalender tanggal dari gantungannya disapu angin…

    Read More »
  • KOLOM

    Mereka Beda Denganku, Tapi Kami Bersaudara

    ADA banyak teman yang akhirnya menjadi tidak hanya sekedar teman, tetapi sudah menjadi saudaraku, kendati tidak lahir dari ayah dan ibu yang sama. Mereka menganut agama yang berbeda dengan agama yang saya anut. Tetapi mereka baik dan memperlakukanku laiknya seorang saudara. Bukan lagi sekedar teman sepermainan, atau teman sekolah dan teman kuliah atau teman sepekerjaan. Mereka adalah manusia yang sama…

    Read More »
  • MS TAJUDDIN

    Kepada yang Terhormat Hari Minggu

    "Papiyai kedzomu diparammu rupa tau, kedzo ditia disanga rupa tau."

    Read More »
  • BERITA

    Buku Puisi ‘Rumahmu Tumbuh di Hati Kami’ Karya Sosiawan Leak Siap Masuk Sulbar

    SEKITAR pukul 22.00 Wita malam tadi, Jumat 04 September 2020 pesan dari Sosiawan Leak, penyair yang sebelumnya menulis buku puisi ‘Wathathitha’ dan diganjar sebagai buku puisi terbaik pada Hari Puisi Indonesia 2016 lalu di Taman Ismail Marzuki masuk ke gawai penulis catatan ini. Sosiawan Leak yang dikenal sebagai pendekar gerakan revitalisasi sastra pedalaman sekaligus inisiator gerakan puisi menolak korupsi meminta…

    Read More »
  • CERPEN

    Dalam Belitan Petuyu’ Buras

    SUARA takbir timpal menimpali. Puayi Kaco terdiam. Tak ada kata-kata yang bisa diungkapkan malam itu. Juga kepada siapapun. Puayi Kaco seorang diri. Kopiah hitam berumur, pudar warnanya tergeletak di atas meja tak bertaplak. Ditemani asbak rokok yang menyisakan rokok setengah batang yang basah oleh lumuran ampas kopi. Begitu kebiasaan Puayi Kaco, mengoleskan sisa ampas kopi di batang rokoknya. “Agar rasa…

    Read More »
  • KOLOM

    Pagi, Rinai dan Kopi

    IA jatuh dari langit dan itu air hujan namanya, sekaligus rejeki bagi semua yang ada di bumi. Tanaman bertumbuh dari air yang membasahi daun, batang dan akarnya untuk kebaikan kehidupan. Disitu laku mengabdi dalam perannya berjalan dengan begitu baik. Air dan tanaman sama menjalani ibadahnya sebagai ketetapan tugas yang ia emban dari sang pencipta. Kopi bersama air menetes pelan dari…

    Read More »
Back to top button