Friday , August 23 2019
Home / ADVETORIAL / Respon Catatan dari DPRD, Pemprov Sulbar Gelar Rakoor
Gubernur Alibaal Masdar saat memimpin langsung Rapat Koordinasi.

Respon Catatan dari DPRD, Pemprov Sulbar Gelar Rakoor

Mamuju – Tayang9 –  Dalam rangka, menyikapi sejumlah catatan yang direkomendasikan oleh lembaga legislatif, terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulawesi Barat 2018, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakoor),
di ruang pertemuan lantai 2, Kantor Gubernur Sulbar, Selasa 14/05/19.

Dalam arahannya, Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Ali Baal Masdar (ABM) berharap, sejumlah catatan yang direkomemdasi DPRD tersebut, dapat diselesaikan satu persatu dalam pertemuan itu.

“Inilah gunanya kita berkumpul disini agar apa yang direkomendasikan DPRD dapat di selesaikan semuanya” ucap ABM.

Selain itu ia juga menambahkan bahwa, dengan adanya sejumlah catatan tersebut, melalui forum itu, hal tersebut dinilai tidak menjadi masalah bagi dirinya khsususnya Pemprov, dan bahkan Ia mengaku bersyukur dengan adanya hal itu.

“Saya bersyukur dan berterima kasih dengan  adanya kritikan dan saran yang berbasis pembangunan, sehingga semuanya itu tidak ada masalah bagi saya,” tutupnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Sekprov Muhammad Idris mengungkapkan, bahwa Gubernur mengingikan agar secepatnya merespon sejumlah catatan itu, dan tidak perlu menunggu sampai batas waktu yang ditentukan, yakni paling lambat 60 hari.

“Pak Gubernur sampaikan, jangan menunggu 60 hari, kalau bisa segera direspon empat atau 10 hari ke depan” ungkap Idris

Selain itu ia juga menambahkan, atas arahan Gubernur pertemuan tersebut dilaksanakan, sehingga sejumlah catatan itu dapat dicarikan solusinya, dan secepatnya dapat direspon atau dijawab.

“Atas arahan pak Gubernur, kita berkumpul di sini dalam rangka bagaimana merespon dengan cepat, sejumlah catatan yang direkomendasi DPRD Sulbar,”bebernya.

Untuk diketahui, pertemuan yang dipimpinan langsung Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Ali Baal Masdar, yang didampingi Sekprov Sulbar Muhammad Idris, serta dihadiri seluruh pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar itu, bertujuan mencari solusi dari sejumlah catatan yang direkomendasikan DPRD Sulawesi Barat, sehingga dapat menjawab atau merespon dengan cepat persoalan tersebut. (*)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Ombudsman Sulbar Buka Pos Pengaduan di Kecamatan

Mamuju – Tayang9 – Dalam rangka memaksimalkan proses tindaklanjut penanganan pengaduan masyarakat, tim Penerimaan dan …

Di Forum Muktamar, PKB Mamasa Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

Polewali – Tayang9 – Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mamasa, dipastikan akan tetap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]