Tuesday , July 23 2019
Home / BERITA / Sambut Lebaran dan Ramadan, Masjid Imam Lapeo Serius Berbenah
SKETSA Masjid Nurut Taubah KH. Muhammad Thahir Imam Lapeo

Sambut Lebaran dan Ramadan, Masjid Imam Lapeo Serius Berbenah

TAYANG9-Masjid Nurut Taubah KH. Muhammad Thahir Imam Lapeo yang terletak di Desa Lapeo Campalagian Polewali Mandar kini serius berbenah menyambut lebaran dan ramadan, itu tampak dari berbagai perubahan dan perbaikan sarana prasarana yang ada di masjid kebanggaan masyarakat Mandar – Sulbar itu.

Pembenahan mulai tampak dari sejumlah pembangunan pada beberapa bagian masjid, bukan saja bagian dalam masjid, peturasan dan teras samping kanan masjid sejumlah pasilitas berupa plafon masjidpun digarap untuk memenuhi kebutuhan pelayanan jamaah masjid.

Zainal Abidin, salah satu pengurus masjid tersebut kepada media ini mengatakan, pembenahan dilakukan semata hanya untuk melayani para jamaah.

BAGIAN dalam atau interrior Masjid Nurut Taubah KH. Muhammad Thahir Imam Lapeo yang tengah dibenahi serius

“Iya sejumlah pembenahan yang kami kerjakan ini merupakan langkah nyata pengurus Masjid yang kesemuanya itu diarahkan kepada pelayanan para jamaah dan pengunjung wisata reliji yang sering datang memenuhi dan mengunjungi atau sekedar berziarah di masjid kita ini,” tuturnya, yang ditemui di malam keempat ramadan lalu.

Dikatakannya, hingga kini masjid itupun telah memberikan sejumlah pelayanan termasuk pesantren hafidz yang memang secara khusus telah mendatangkan ustad atau hafidz yang mengajarkan membaca dan menghafal al quran.

“Iya selain pembenahan sarana dan prasarana masjid, kita juga telah membuka sejak beberapa waktu lalu pesantren hafidz yang diperuntukkan bagi anak-anak warga di sekitar masjid dan siapa saja yang hendak belajar membaca dan menjadi hafidz,” ujarnya.

PETURASAN dan tempat wudhu Masjid Nurut Taubah KH. Muhammad Thahir Imam Lapeo yang juga mengalami perbaikan

Pembenahan sejumlah pasilitias itu, masih menurut Ammana Muayyad, sapaan karib Zainal Abidin, dilakukan sebagai bahagian dari upaya pengurus masjid untuk memuliakan ramadan.

“Saya kira ini adalah langkah nyata pengurus untuk memuliakan ramadan, sekaligus memosisikan masjid kita ini sebagai salah titik inti dari sejarah peradaban Islam di tanah Mandar,” ucapnya.(**)

 

About EDITOR

Alamat Redaksi: Boyang Nolpitu Berkat Pesona Manding Polewali Mandar Sulawesi Barat Surel: tayangssembilan@gmail.com Gawai: 0852 1316 2920

Check Also

Icon Baru Mamuju, Upaya Pemkab Mendorong Laju Ekonomi Masyarakat

Mamuju – Tayang9 – Konsen terhadap pengembangan sektor pariwisata, sebagai salah satu prioritas pembangunan yang …

Diduga Pecat Aparatnya Secara Sepihak, 4 Kades di Campalagian Dilaporkan ke Ombudsman

Polewali – Tayang9 – Lembaga Advokasi Masyarakat Desa (LAMDES), secara resmi melaporkan 4 Kepala Desa …

One comment

  1. Ini sangat baik sekali langkah yg di di ambil pengurus Mesjid yg sekarang, utk membuat renovasi bangunan menjadi lebih baik lagi. Agar jama’ah yg melaksanakan shalat, atau Turisman dari jauh dapat merasakan kenyamanan selama di Mesjid tsb. Tentu mesjid di lapeo ini menjadi Icon di tanah Mandar dgn Guru atau KH.MUH.TAHER yg biasa di kenal org Mandar IMAM LAPEO. Selamat berjuang putra Tanah Mandar, semoga generasi berikutnya dapat mengikuti langkah/mencontoh pengurus saat ini. Aamiin YRA🙏

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]