BERITA

Pembangunan Dermaga Somba Dianggap Mubazir

Dermaga yang terletak di Lingkungan Somba Utara yang dianggap Mubazir oleh masyarakat Setempat

Pembangunan Dermaga kayu yang terletak di lingkungan Somba Utara, kelurahan Mosso, kecamatan Sendana Majene dinilai mubazir dan tidak bermanfaat bagi masyarakat pesisir setempat.

Agus (47), salah satu warga yang tinggal dilingkungan Somba Utara, kepada Tayang9.com saat ditemui mengaku behwa sejak pembangunannya pada pertengahan tahun 2017, dermaga tersebut tidak pernah digunakan oleh masyarakat dalam aktifitas kesehariannya.

“Itu dermaga tidak ada guna-gunanya, mau dipake apa?,” ujarnya .

Agus menilai, pembangunan dermaga tersebut dianggap tidak bermanfaat sebab dibangun di wilayah perairan dangkal. Selain itu, letak dermaga juga jauh dari akses masyarakat.

“Kenapa juga dibangun disitu? mau digunakan apa kalau dermaganya berada di perairan dangkal. Pembangunan asal ada,” tegas Agus yang biasa di panggil papa Diba itu.

Senada juga apa yang dikatakan oleh warga lainnya, Firman (26), menurutnya pembangunan dermaga sebenarnya bukan kebutuhan yang dianggap penting bagi nelayan, selain berada ditempat dangkal juga lokasinya yang kurang strategis.

Sejak pembangunan jembatan selesai, masyarakat cenderung memanfaatkan sebagai tempat hiburan. Kata Firman, dermaga tersebut hanya digunakan para pemuda sebagai tempat nongkrong saat menjelang sore.

Firman mengaku, proses pembangunan jembatan bukan atas kebutuhan masyarakat setempat. Kemunginan pembangunannya sebagi titipan proye”Hanya napake tempat map photo-photo ji itu dermaga. Bahkan anak-anak juga sering disini manfaatkan dermaga sebagai tempat bermain di laut,” beber Firman ayah dua itu

NASRUL MASSE

Anak pelaut yang ingin menulis dan membaca di daratan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button