Selasa , April 7 2020
Home / ADVETORIAL / Ketua DPRD Majene Minta Maaf Atas Insiden Ricuh Saat RDP
Ketua DPRD Majene Salmawati Djamado

Ketua DPRD Majene Minta Maaf Atas Insiden Ricuh Saat RDP

Majene, Tayang9 – Imbas dari kericuhan salah seorang anggota dewan yang diwarnai dengan aksi banting meja pada RDP antara pihak DPRD Majene dengan Direktur RSUD Majene, diruang paripurna Kantor DPRD Kabupaten Majene, pada Selasa 28 Januari 2020 kemarin. Ketua DPRD Majene Salmawati Djamado meminta maaf atas insiden tersebut.

Kepada media Legislator perempuan dari partai PPP ini, meminta maaf kepada semua pihak atas insiden yang terjadi saat RDP kemarin.

“Jadi saya sampaikan secara pribadi, sebagai pimpinan dan lembaga memohon maaf atas kejadian itu. Saya sungguh tidak ada niatan memperlihatkan bahwa antara saya dan wakil ada sekat. Harap dimaklumi, kita ini manusia biasa, kadang lepas kontrol,” ucapnya.

Menanggapi atas aksi yang terjadi saat RDP, Salmawati mengatakan jika rekannya, Adi Ahsan yang juga seorang wakil ketua adalah pribadi yang sangat merakyat, sangat sering bersentuhan dengan masyarakat.

“Beliau punya banyak pengalaman di masyarakat. Saya juga banyak belajar darinya. Semoga dari kejadian ini ada hal positif yang bisa kita petik. Ini akan menjadi sebuah pengalaman yang penting dan semoga kedepan tidak terjadi lagi, sebab semua hanya untuk kepentingan rakyat”, tandas Salmawati. (**)

About EDITOR

Redaksi Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Surel: tayangssembilan@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Check Also

DPD II Golkar Polman Sepakat Tak Beri Dukungan Kepada Kandidat di Musda, Begini Alasannya,

POLMAN, TAYANG9 – Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar Provinsi Sulwesi Barat yang sedianya akan digelar …

Akibat Langka dan Mahal, Pemuda Galeso Buat Antiseptik Ramah Lingkungan

Polman, Tayang9 – Kelangkaan antiseptik saat ini membuat sekelompok pemuda di Desa galeso Kecamatan Wonomulyo, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]