BERITASTRAIGHT NEWS

Disperpusip Fasilitasi Rakor Teknis Penjurian Lomba Resensi Hadirkan Tim Juri

Yusnita Yuliasari: Seluruh Karya yang Masuk akan Segera Diverifikasi

POLMAN, TAYANG9 — Panitia pelaksana lomba resensi menggelar rapat koordinasi (rakor) awal bersama tim juri untuk membahas teknis penilaian setelah masa pengumpulan karya resmi berakhir. Pertemuan yang digelar di lantai I Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperpusip) Daerah Polewali Mandar  yang berada dalam area sport centre tersebut, menjadi langkah penting guna memastikan proses penjurian berlangsung objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Dalam suasana penuh keakraban, panitia dari Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperpusip) Daerah Polewali Mandar dan dewan juri berdiskusi mengenai mekanisme penilaian, kriteria penjurian, serta jadwal pelaksanaan penilaian karya peserta sebagai teknis yang telah ditetapkan. Koordinasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas selesainya tahapan pengumpulan naskah resensi yang telah berlangsung selama beberapa waktu.

Kepala Bidang Pengolahan, Pelestarian dan Pelayanan Perpustakaan Disperpusip Polewali Mandar, Yusnita Yuliasari, S.S., M.Si., menyampaikan bahwa seluruh karya yang masuk akan segera diverifikasi sebelum diserahkan kepada dewan juri. Oleh karena itu, diperlukan kesepahaman bersama terkait aspek-aspek yang akan menjadi indikator penilaian.

“Terkait lomba resensi yang sudah selesai masa pengumpulannya, kami ingin berkoordinasi mengenai teknis penjurian agar proses penilaian dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan yang akuntabel. Kami ingin memastikan setiap karya dinilai secara adil berdasarkan kualitasnya,” ujar Yusnita, Selasa 23 Juni 2026.

Senada dengan hal tersebut, Hariyani Razak, S.Sos., yang juga dari pihak Disperpusip, menambahkan bahwa proses kurasi awal sangat krusial untuk menyaring karya yang benar-benar memenuhi syarat administrasi.

“Kami dari panitia akan memastikan bahwa naskah yang lolos ke meja juri adalah naskah yang orisinal dan bebas dari plagiasi. Plagiarisme adalah garis merah yang tidak bisa ditoleransi,” tegas Hariyani.

Sementara itu, Vivi Ariyanti, S.I.P., menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam seluruh rangkaian proses ini agar pengumuman pemenang tidak mengalami keterlambatan.

“Koordinasi hari ini juga untuk menyepakati timeline kerja. Kami berharap proses penilaian berjalan efektif tanpa mengurangi ketelitian, sehingga hasil terbaik bisa diumumkan tepat waktu,” kata Vivi.

Dari sisi teknis pengelolaan data naskah, Andi Nurakmal Rasyid, S.Kom., menjelaskan bahwa panitia memanfaatkan sistem digital guna mempermudah akses juri terhadap karya-karya peserta secara aman dan rahasia.

“Semua naskah peserta telah kami digitalisasi dan dianonimkan (tanpa nama peserta) sebelum diserahkan ke tim juri. Ini demi menjaga independensi dan objektivitas penilaian agar tidak ada bias,” jelas Andi Nurakmal.

Respon Dewan Juri

Merespons pemaparan panitia, salah satu perwakilan dewan juri, Abdul Latif, menyambut baik langkah objektif yang diinisiasi oleh Disperpusip Polman. Ia memaparkan beberapa poin penting yang akan menjadi fokus utama penilaian juri.

“Kami mengapresiasi sistem penilaian yang telah disiapkan panitia. Dari sisi substansi, kami akan menitikberatkan pada kedalaman analisis peserta terhadap buku yang diresensi, ketajaman pembacaan, serta gaya bahasa yang digunakan,” ungkap Abdul Latih.

Juri lainnya, Nurhalizah, menambahkan bahwa kreativitas peserta dalam mengemas ulasan agar menarik minat baca masyarakat juga menjadi poin plus tersendiri.

“Sebuah resensi yang baik tidak hanya membedah isi buku, tetapi juga harus mampu merangsang pembaca berikutnya atau masyarakat umum untuk ikut membaca buku tersebut. Aspek persuasif ini yang juga akan kami cari,” tambah Nurhalizah.

Sebagai penutup, Muhammad Syariat Tajuddin, yang juga bertindak sebagai dewan juri, berharap lomba ini dapat melahirkan bibit-bibit pembaca sekaligus pemikir kritis yang baru di Polewali Mandar.

“Melalui pertemuan ini, kami (para juri) telah memiliki persepsi yang sama dalam menilai karya peserta. Semoga hasil yang diperoleh nanti benar-benar mencerminkan kualitas resensi terbaik dan memicu geliat literasi yang lebih masif di daerah kita,” pungkas Muhammad Syariat.

Kegiatan koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen nyata panitia dalam menjaga kualitas pelaksanaan lomba sekaligus memberikan apresiasi yang adil kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Rencananya, proses penjurian akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan sebelum pemenang utama diumumkan secara resmi.

Perlu dicatat juga, sebelumnya Disperpusip Polman juga telah menggelar kegiatan Pembekalan Penulisan Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan di Aula Sipamandaq Bapperida, Selasa 13 Mei 2026 sebagai bagian dari pra kondisi sebelum memasuki tahapan pengiriman naskah dan video dari peserta untuk diikutkan lomba.

 

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: