Tuesday , July 23 2019
Home / BERITA / Masuk Dalam Bursa Calon Ketua NU Sulbar, Muh.Arsyad : Kiai dan Ulama Mendoakan Saya
Ketua PCNU.Polewali Mandar Muh.Arsyad.

Masuk Dalam Bursa Calon Ketua NU Sulbar, Muh.Arsyad : Kiai dan Ulama Mendoakan Saya

Polewali – Tayang9 – Ketua PCNU Kabupaten Polewali Mandar Muh.Arsyad, mengaku jika sebelum ia berniat maju sebagai ketua Tanfidziyah NU Provinsi Sulawesi Barat, pada Konferwil Ke-III mendatang, ia telah melakukan soang ke beberapa kiyai, baik yang ada di Provinsi Sulawesi Barat maupun Sulawesi Selatan.

Menurut Muh.Arsyad, dalam proses  kunjungannya pada kiai kharismatik NU tersebut, ia telah meminta arahan, serta pertimbangan akan rencana pelaksanaan Konferwil PWNU ke -III di Provinsi Sulawesi Barat, yang nantinya akan diselenggarakan di Tanggal 15-16 Juli 2019 mendatang.

“Pertama, setelah saya meminta arahan itu kepada ulama kita, kiai kita memberikan arahan memberikan petunjuk, ya kata ulama-ulama kita itu tergantung nawaitunya ananda ini. Kalau nawaitunya untuk mengurusi NU ini dengan baik, ya maju, tapi kalau punya niat yang lain, yang bukan untuk mengurusi NU, ya ndak usah maju. Sehingga saya mengatakan, saya ini berniat karena Allah, karena ingin mengurusi NU dengan baik,” ucap Muhammad Arsyad via telepon, Minggu, 14/07/19.

Wakil Rektor III IAI DDI Polewali Mandar itu juga mengaku sangat bersyukur, karena dalam kunjungannya ke beberapa kiai tersebut, selain mendapatkan restu dan arahan, ia juga mendapatkan doa, agar dalam menjalani proses terkait pencalonannya tersebut berjalan lancar.

“Alhamdulillah bukan cuma dapat restu, diarahkan, bahkan sebelum kami pamit dirumah beberapa kiai dan ulama kita, itu beliau – beliau mendoakan saya, agar menjalani niat ini itu diijabah oleh Allah Subhana Wata’ala,” tutupnya.(FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Icon Baru Mamuju, Upaya Pemkab Mendorong Laju Ekonomi Masyarakat

Mamuju – Tayang9 – Konsen terhadap pengembangan sektor pariwisata, sebagai salah satu prioritas pembangunan yang …

Diduga Pecat Aparatnya Secara Sepihak, 4 Kades di Campalagian Dilaporkan ke Ombudsman

Polewali – Tayang9 – Lembaga Advokasi Masyarakat Desa (LAMDES), secara resmi melaporkan 4 Kepala Desa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]