Tuesday , June 25 2019
Home / BERITA / Sikap Demokrat di Pilkada Mamuju, Suraidah : Saya Menunggu Dari DPP
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Mamuju Suraidah Suhardi. (Foto :Net)

Sikap Demokrat di Pilkada Mamuju, Suraidah : Saya Menunggu Dari DPP

Mamuju -Tayang9 – Menyikapi datangnya tahapan Pilkada Bupati Kabupaten Mamuju tahun 2020, yang rencananya akan dimulai pada bulan Juli 2019 mendatang, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Mamuju Suraidah Suhardi angkat bicara.

Menurut Suraidah, sejauh ini pihaknya belum mampu untuk bersikap dikarenakan ia masih menunggu instruksi dari DPP, terlebih ia juga harus melakukan evaluasi di internal mengingat pencapaian di Pemilu 17 April 2019 lalu, partai yang dipimpinnya itu, hanya berhasil meraih 4 kursi sehingga secara otomatis dibutuhkan beberapa Parpol koalisi, untuk dapat mengusung satu calon di Pilkada Mamuju yang akan dihelat pada tahun 2020 mendatang.

“Ya tentu dengan dengan hasil pencapaian di Pemilu ini menjadi bahan evaluasi untuk kami, dengan capaian empat kursi otomatis kita membutuhkan beberapa kursi untuk bisa mengusung. Jadi saya menunggu dari DPP seperti apa sikap, karena kita ini adalah Partai yang satu komando, dan saya ditingkat kabupaten tentu harus berkoordinasi dengan DPD saya dan DPP saya,” ucap Suraidah, di Kantor DPRD Mamuju, Jum’at, 24/05/19.

Selain itu Ketua DPRD Kabupaten Mamuju tersebut juga menambahkan, dalam menghadapi kontestasi Pemilu Kada di Bumi Manakarra, Partai Demokrat sendiri telah mempersiapkan satu figur untuk diusung, namun nama itu belum bisa dapat dipublikasikan dikarenakan ada beberapa variabel yang dijadikan dasar dalam penentuannya. Terlebih lagi pihaknya baru selesai melakoni kontestasi Pemilu tahun 2019, sehingga menimbulkan banyak pertimbangan.

“Tentu ada yang dipersiapkan, kalau sekarang belum bisa kita sampaikan karena memang kalau mengusung harus pasangannya siapa,? banyak variabel-variabel untuk menentukan itu. Dan kita baru saja mencapai Pemilu ini, banyak hal lah yang perlu dipertimbangkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut mantan Ketua DPD II KNPI Kabupaten Mamuju itu juga menuturkan, bahwa dalam rangka untuk membangun suatu koalisi, sejauh ini pihaknya belum membangun komunikasi dengan pengurus Parpol manapun, dan rencananya hal tersebut akan mulai dilakukan setelah proses pelantikan anggota DPRD periode 2019 -2024.

“Kalau sekarang belum ada komunikasi ya, kita baru istirahat sejenak, apalagi ini bulan puasa tetntu komunikasi – komunikasi politik ke partai lain belum ada komunikasi. Mungkin pasca pelantikan baru kita bisa fokus biacara Pilkada,” tutupnya.(FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Bawaslu Polman Gelar Raker Penyusunan Laporan Keuangan

TAYANG9-Penyelenggara pengawasan perlu membangun komitmen dalam bekerja, utamanya terkait semua tahapan Pileg dan Pilpres yang …

Soal Pergantian GTT di Mamuju, Kadisdikpora : Kita Mau yang Disiplin

Mamuju – Tayang9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]