Monday , December 9 2019
Home / BERITA / Diduga Pecat Aparatnya Secara Sepihak, 4 Kades di Campalagian Dilaporkan ke Ombudsman
Jajaran pengurus Lamdes, saat menyampaikan laporannya ke Ombudsman.

Diduga Pecat Aparatnya Secara Sepihak, 4 Kades di Campalagian Dilaporkan ke Ombudsman

Polewali – Tayang9 – Lembaga Advokasi Masyarakat Desa (LAMDES), secara resmi melaporkan 4 Kepala Desa (Kades), ke pihak Ombudsman Provinsi Sulawesi Barat, atas dugaan pemecatan secara sepihak terhadap aparaturnya, Jum’at, 19/07/19. lalu.

Jurubicara Lamdes Januar mengatakan, laporan tersebut dilakukan setelah sebelumnya, ia bersama jajarannya menerima laporan tentang adanya dugaan pemberhentian secara sepihak pada beberapa aparat desa di Kecamatan Campalagian, diantaranya Desa  Botto, Lagi-agi, Padang Timur, dan Padang.

“Semuanya dengan kasus yang sama, yaitu melakukan pemberhentian secara sepihak, terhadap aparat lama,” ucap Januar melalui press rilisnya, Senin, 22/07/18.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa pihaknya saat ini masih melengkapi semua kronologis perkara masing-masing desa, guna penguatan bukti perkara atas laporanya.

“Dalam waktu dekat kami akan segera menindak lanjuti semua laporan tersebut, untuk segera dilakukan penindakan terhadap pelanggaran yang diduga telah dilakukan oleh Kepala Desa tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut Penyuluh Antikorupsi dari Pusat Edukasi Antikorupsi itu juga menuturkan, kasus tersebut saat ini masih dalam bentuk advokasi dan preventif, dan ia berharap semua pihak terkait bisa dengan legowo ikut dalam perkara itu sebagai bentuk atau upaya perbaikan sistem.

“Kami menuntut dengan pelanggaran UU Desa No.6 Tahun 2014, pasal 29 dan 30 dengan sanksi pemberhentian sementara sampai permanen,”tutupnya.

Untuk diketahui, dalam penyampaian laporanya tersebut ia didampingi langsung oleh Suardi Sekjend Lamdes, dan Subaer Koordinator Divisi Penindakan.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

SDK Harap Kunker Mentan di Sulbar Membawa Angin Segar Bagi Pertanian

Mamuju – Tayang9 – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) wakil …

Didaulat Memimpin Projo Mamuju, Rekomendasi PDI-P Mengarah ke Sutinah (?)

Mamuju – Tayang9 – Bakal Calon (Bacalon) Bupati Kabupaten Mamuju  Tahun 2020 Sutinah Suhardi, secara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]