Friday , August 23 2019
Home / BERITA / Soal Pergantian GTT di Mamuju, Kadisdikpora : Kita Mau yang Disiplin
Kadisdikpora Kabupaten Mamuju Murniani.

Soal Pergantian GTT di Mamuju, Kadisdikpora : Kita Mau yang Disiplin

Mamuju – Tayang9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), melakukan pergantian terhadap puluhan tenaga kontrak Guru Tidak Tetap (GTT).

Kadisdikpora Kabupaten Mamuju Murniani mengatakan, bahwa langkah tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi terhadap para GTT itu sendiri, karena pihaknya menilai para guru tersebut banyak yang bekerja tidak disiplin.

“Kita mau yang disiplin, tapi selama ini banyak yang malas makanya kita coret,” ucap Murniani di ruang kerjanya, Selasa,11/06/19.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa pencoretan puluhan tenaga kontrak tersebut, murni persoalan kinerja, bukan karena adanya intervensi politik.

“Jika ada yang mengaitkan dengan politik, mungkin karena pas bertepatan momennya. Tetapi pastinya kami evaluasi kinerjanya di sekolah, bukan kinerja politik untuk kelompok tertentu,” tutupnya. (Mg/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Ombudsman Sulbar Buka Pos Pengaduan di Kecamatan

Mamuju – Tayang9 – Dalam rangka memaksimalkan proses tindaklanjut penanganan pengaduan masyarakat, tim Penerimaan dan …

Di Forum Muktamar, PKB Mamasa Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

Polewali – Tayang9 – Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mamasa, dipastikan akan tetap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]