ADVETORIAL

Gubernur Sulbar Terima Tim JICA Jepang, Siapkan Uji Coba Sistem Seismometer di Mamuju

MAMUJU, TAYANG9 — Sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat kerja sama internasional dalam upaya pengurangan risiko bencana. Pada Rabu, 01 April 2026, Gubernur Suhardi Duka menerima langsung kunjungan tim dari Japan International Cooperation Agency (JICA) Jepang di ruang kerja Gubernur Sulawesi Barat.

Pertemuan tersebut membahas rencana uji coba Proyek Demonstrasi Sistem Seismometer di Kabupaten Mamuju yang bertujuan memperkuat sistem pemantauan aktivitas gempa bumi serta mendukung upaya pengurangan risiko bencana pada infrastruktur komunitas cerdas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam kesempatan tersebut, tim JICA menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat atas dukungan yang telah diberikan dalam pelaksanaan studi kelayakan kebutuhan sistem seismometer di wilayah Mamuju yang dilakukan pada Februari 2024.

Tim JICA juga menjelaskan bahwa mereka telah terpilih dalam Program Dukungan Usaha Kecil dan Menengah serta SDGs Tahun 2024 yang diinisiasi oleh Japan International Cooperation Agency (JICA). Melalui program tersebut, JICA berkomitmen untuk mendukung upaya pencegahan dan mitigasi bencana gempa bumi di Indonesia.

Melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, tim JICA berencana memasang perangkat seismometer serta melakukan demonstrasi sistem pemantauan gempa berbasis cloud di wilayah Mamuju. Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pemantauan aktivitas gempa secara lebih cepat dan akurat sehingga dapat mendukung sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan masyarakat.

Di tempat terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan bahwa kunjungan tim JICA ini merupakan langkah penting dalam mendukung peningkatan kapasitas mitigasi bencana di wilayah Sulawesi Barat yang memiliki potensi kerawanan gempa bumi.

Ia menyatakan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari penguatan sistem manajemen risiko bencana gempa bumi di daerah.

“Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan daerah terhadap potensi gempa bumi. Dengan pemanfaatan teknologi seismometer berbasis sistem cloud, diharapkan pemantauan aktivitas gempa dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga upaya mitigasi bencana dapat berjalan lebih optimal,” ujar Yasir Fattah.

Pertemuan tersebut juga menjadi momentum awal untuk membahas lebih lanjut pengembangan sistem manajemen risiko bencana gempa bumi di wilayah Mamuju, sekaligus mendorong penerapan teknologi mitigasi bencana yang dapat mendukung pembangunan daerah yang tangguh terhadap bencana. (rls)

sumber : Humas Pemprov Sulbar

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: