Friday , September 20 2019
Home / BERITA / Versi Hitung Cepat, PKB Polman Sukses “Mengunci” 6 Kursi di DPRD
Bendera Partai Kebangkitan Bangsa.(Foto :Net)

Versi Hitung Cepat, PKB Polman Sukses “Mengunci” 6 Kursi di DPRD

Mamuju – Tayang9 – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Polewali Mandar, berpotensi besar untuk kembali mengisi kursi unsur Pimpinan di DPRD Polewali Mandar, pada periode tahun 2019 – 2024 mendatang.

Ketua LPP Syamsuddin mengatakan, bahwa berdasarkan hasil perhitungan cepat yang dilakukan diinternalnya, PKB di Kabupaten Polewali Mandar berhasil meraih 6 jumlah kursi di tingkat DPRD, pada Pemilu 17 April 2019 lalu.

“Enam kursi diraih PKB, ya hasil perhitungan internal,” ucap Syamsuddin via messenger,” Jum’at, 03/05/19.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa meski masih bersifat perhitungan cepat diinternal, namun hasil tersebut, dinilai sudah hampir pasti, dan hanya menunggu keputusan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Tapi itu sudah hampir pasti, tinggal menunggu rekap resmi KPU,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, adapun capaian tersebut dapil Polewali Mandar 1,2 4, dan 5, masing-masing menyumbang 1 kursi dan khusus di dapil 3 berhasil meraih 2 kursi. dari jumlah 45 kursi yang diperebutkan.

Pihaknya juga menyebutkan, bahwa dalam hal perebutan unsur pimpinan di DPRD Polewali Mandar, partai yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar itu,  saat ini tengah bersaing dengan partai Golkar, dan Gerindra yang sama-sama berhasil meraih 6 kursi.

“Ini keberhasilan ketua DPC PKB Polman Amiruddin.SH, yang turun langsung konsolidasi disetiap Dapil, serta LPP dan kerja keras Caleg,” tutupnya. (FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Cara KPU Mamuju Berterimakasih ke Pemilih

Mamuju – Tayang9 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju menggelar kegiatan evaluasi pasilitasi kampanye …

Tiga Komisioner KPID Sulbar Mengikuti Sekolah P3SPS

Mamuju – Tayang9 – Sebanyak 35 orang peserta dari Lembaga Penyiaran, akademisi dan Komisioner KPID, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]