BERITASTRAIGHT NEWS

Percepat Integrasi SIMPEG dan Aplikasi Gaji Web, Kabiro SDM: Datamu Kariermu

Ikhtiar Kemenag Perkuat Sistem Good and Clean Governance, Dari Simpeg, Gaji Web Hingga Manajemen Talenta

Makassar, Tayang9 — Kemenag terus mempercepat transformasi digital di bidang kepegawaian melalui persiapan implementasi interkoneksi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) dengan Aplikasi Gaji Web. Ini akan memperkuat tata kelola ASN yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Agama, Muhammad Zain, pada kegiatan Persiapan Implementasi Interkoneksi SIMPEG dan Aplikasi Gaji Web yang digelar di Hotel MaxOne, Makassar, via Zoom, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan hybrid (online-offline) yang dibuka oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, diwakili Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan, Anwar Abu Bakar.

Muhammad Zain mengatakan, pembenahan sistem kepegawaian merupakan arahan langsung Menteri Agama dan menjadi salah satu prioritas reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama.

Karena itu, Biro SDM bersama Biro Keuangan terus memperkuat integrasi data kepegawaian dengan sistem penggajian agar seluruh proses administrasi ASN berjalan lebih efektif dan akurat.

Menurutnya, implementasi Aplikasi Gaji Web menjadi lompatan besar bagi Kementerian Agama yang saat ini mengelola sekitar 361.611 pegawai, menjadikannya salah satu kementerian dengan jumlah ASN terbesar di Indonesia.

“Transformasi ini bukan sekadar digitalisasi, tetapi membangun sistem yang memastikan seluruh layanan kepegawaian berlangsung secara cepat, transparan, dan mudah menelusuri jejak digitalnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh layanan kepegawaian kini diarahkan menggunakan sistem manajemen elektronik. Melalui sistem tersebut, ASN yang mengurus kenaikan pangkat, mutasi, rotasi dan promosi jabatan, hingga layanan administrasi lainnya dapat memantau secara langsung proses penyelesaian dokumennya.

“Setiap tahapan akan meninggalkan jejak digital sehingga proses pelayanan menjadi lebih transparan, memperkuat prinsip good and clean governance. Tidak ada lagi berkas yang sulit dilacak maupun hak-hak pegawai yang terhambat akibat proses administrasi yang terkesan lamban,” kata Kabiro SDM.

Muhammad Zain menambahkan, Kementerian Agama juga terus melakukan akselerasi manajemen karier ASN. Upaya tersebut telah membuahkan hasil dengan diraihnya penghargaan Adhi Manawa Nugraha Pratama dari BKN RI, penghargaan tertinggi di bidang manajemen karier ASN yang diberikan atas pencapaian berbagai indikator pengelolaan kepegawaian.

Ia mencontohkan, layanan pencantuman gelar yang sebelumnya sering memerlukan waktu lama kini dapat diproses lebih cepat melalui sistem digital. Padahal, pencantuman gelar memiliki dampak langsung terhadap penghasilan, prestise maupun pengembangan karier pegawai.

“Seluruh layanan kepegawaian kini telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) penyelesaian maksimal tujuh hari kerja sehingga memberikan kepastian pelayanan kepada ASN,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan pentingnya penerapan manajemen talenta sebagai fondasi baru pengembangan karier ASN di Kementerian Agama. Menurutnya, promosi jabatan harus didasarkan pada integritas, kompetensi, dan kinerja, bukan pertimbangan subjektif.

“Ke depan, setiap promosi jabatan harus membuat semua orang memahami bahwa pejabat tersebut memang layak menduduki posisi itu karena kompetensi dan integritasnya,” tegas Zain.

Ia menyebut, manajemen talenta menjadi instrumen penting dalam mempercepat reformasi birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia. Di era transformasi digital, organisasi membutuhkan pemimpin yang adaptif, inovatif, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Karena itu, Muhammad Zain mengingatkan seluruh satuan kerja agar terus memperbarui data kepegawaian secara akurat. Menurutnya, kualitas data akan menjadi dasar utama dalam setiap proses pengembangan karier ASN.

“Perbaiki dan lengkapi data kepegawaian masing-masing. Karena pada akhirnya, data itulah yang akan menentukan perjalanan karier setiap ASN,” pungkasnya*

FARHAM RAHMAT

Alumnus Hukum IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta Timur dan Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. selain aktif sebagai blogger juga aktif dalam pengembangan skill bahasa Inggris dan Arab serta serius nyantri di Majelis Sholawat Simpang M. Ketua Zain Office ini juga dipercaya sebagai editor di media katalogika.com, serta tercatat sebagai pemuda pelopor literasi digital Polewali Mandar

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: