Friday , September 20 2019
Home / BERITA / Kapolda Sulbar Harap Sinergitas TNI dan Polri Terjaga
Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar saat sambutan diacara pisah sambut Dandim 1418 Mamuju.

Kapolda Sulbar Harap Sinergitas TNI dan Polri Terjaga

Mamuju – Tayang9 – Kapolda Provinsi Sulawesi Barat Brigjen Pol Baharuddin Djafar, menghadiri acara pisah sambut Dandim 1418 Mamuju dari Letkol Inf.Jamet Nijo Ke Kolonel Suyitno, di Hotel d’Maleo, Senin, 19/08/19.malam.

Brigjen Pol Baharuddin Djafar dalam sambutannya mengatakan, bahwa selama ini stabilitas kamtibmas di Sulawesi khususnya di Kabupaten Mamuju tetap kondusif, hal itu tidak terlepas dari sinergitas dan kekompakan TNI/POLRI, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

“Suksesnya pelaksanaan Pilkada dan Pilpres, dan agenda pemerintah lainnya adalah salah satu bukti dari sinergitas, kekompakan dan kebersamaan TNI/POLRI yang kuat,” ucap Brigjen Pol Baharuddin Djafar.

Selain itu ia juga meminta, agar komunikasi antara TNI-Polri, dan Pemerintah Kabupaten Mamuju, dapat atau tetap dipertahankan.

“Untuk itu, pada kesempatan ini saya meminta komunikasi antara TNI/POLRI dan Pemda Mamuju harus dipertahankan. Pokoknya sinergitas antar semua pihak harus tetap dijaga,” ungkapnya.

Untuk diketahui, acara malam pisah sambut Dandim 1418 Mamuju tersebut, juga dihadiri langsung oleh Bupati, para PJU Polda Sulbar, Danrem 142 tatag, tokoh masyarakat, dan sejumlah tamu undangan lainnya.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Cara KPU Mamuju Berterimakasih ke Pemilih

Mamuju – Tayang9 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju menggelar kegiatan evaluasi pasilitasi kampanye …

Tiga Komisioner KPID Sulbar Mengikuti Sekolah P3SPS

Mamuju – Tayang9 – Sebanyak 35 orang peserta dari Lembaga Penyiaran, akademisi dan Komisioner KPID, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]