BERITASTRAIGHT NEWS

Jembatan Tapango–Tapango Barat Putus Sejak 2021, Dandim Polman: “Mohon Doanya agar Kami Bisa Membangun Kembali Jembatan Perintis Garuda”

Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin meninjau lokasi jembatan gantung yang hanyut diterjang banjir pada Januari 2021 dan berharap pembangunan kembali dapat segera terwujud.

POLMAN, Tayang9 – Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Tapango dengan Desa Tapango Barat, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, hanyut diterjang banjir pada Januari 2021. Hampir enam tahun berlalu, akses penghubung tersebut masih menjadi harapan masyarakat untuk kembali dibangun.

Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin meninjau langsung lokasi jembatan tersebut, Kamis (29/10/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi lokasi sekaligus mengetahui kebutuhan pembangunan kembali jembatan yang dinilai vital bagi aktivitas warga.

Di lokasi peninjauan, Letkol Ikhwan mengatakan jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai akses penghubung masyarakat Desa Tapango dan Desa Tapango Barat.

“Ini merupakan akses yang sangat vital bagi masyarakat setempat. Mohon doanya agar kami bisa membangun kembali jembatan perintis garuda sehingga bisa digunakan lagi sebagai akses masyarakat,” ujar Letkol Ikhwan.

Menurutnya, keberadaan jembatan penghubung sangat dibutuhkan untuk mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, pembangunan kembali jembatan tersebut diharapkan dapat membuka kembali akses yang terputus akibat bencana.

Diketahui bahwa pada Januari 2021, jembatan gantung yang menghubungkan kedua desa itu hanyut terbawa arus sungai setelah wilayah tersebut dilanda banjir dan tanah longsor akibat curah hujan tinggi. Bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan rumah warga dan jalan desa amblas.

Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin didampingi Danramil 1402-02/Wonomulyo Kapten Inf Sebarkan meninjau lokasi jembatan gantung penghubung Desa Tapango dan Desa Tapango Barat yang hanyut diterjang banjir pada Januari 2021..(Foto: Dok.Kodim 1402/Polman)..

Putusnya jembatan itu menjadi salah satu dampak bencana yang mengganggu aktivitas masyarakat di Kecamatan Tapango. Pembangunan kembali jembatan perintis garuda diharapkan dapat memulihkan akses penghubung antardesa yang selama ini dibutuhkan warga.

Dalam peninjauan tersebut, Dandim didampingi Danramil 1402-02/Wonomulyo, Kapten Inf Sebarkan serta aparat Desa Tapango. Kehadiran jajaran TNI bersama pemerintah desa di lokasi menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung kondisi infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Dandim berharap rencana pembangunan kembali jembatan tersebut dapat terwujud sehingga masyarakat nantinya memiliki akses penghubung yang lebih mudah dan aman.

Pembangunan jembatan gantung itu diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan akses masyarakat sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Tapango dan Desa Tapango Barat. (Zik)

ANDI BASO IAN

Santri Kehidupan yang Sedang Belajar Menulis

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: