Tuesday , October 15 2019
Home / BERITA / Penemuan Mayat Dalam Karung Gegerkan Warga Mapilli
Saat kerumunan warga, yang melihat langsung mayat di Desa Segerang

Penemuan Mayat Dalam Karung Gegerkan Warga Mapilli

Polewali -Tayang9 – Masyarakat Dusun Padang, Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, digegerkan dengan adanya penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan yang ditemukan oleh warga pada saluran irigasi desa, Jumat, 04/10/19.

Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar, AKP Saiful Isnaeni, dalam proses penemuanya mayat tersebut terikat dalam karung berwarna putih, yang sudah dalam kondisi membusuk.

“Warga kemudian mencoba membuka karung itu, karena penasaran dari baunya yang menyengat tadi,” kata AKP Saiful.

Selain itu ia juga menambahkan, korban tersebut ditemukan menggunakan baju kaos lengan panjang bermotif warna hitam, dan celana panjang kain warna cokelat. yang diperkirakan berusia sekitar 30-40 tahunan.

“Kondisi mayat sudah bengkak serta berulat, pada wajah korban sudah menghitam sehingga sulit untuk dikenali, selain itu terdapat juga lebam pada bagian perut,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa unit Identifikasi Polres Polman telah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan melalukan olah TKP serta berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Mapilli.

“Dari hasil penyelidikan sementara, Polisi menduga mayat tersebut adalah korban penganiayaan atau korban pembunuhan yang sengaja di buang pelakunya untuk menghilangkan barang bukti. Jenasah perempuan malang ini saat ini sudah di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Polewali untuk dilakukan Outopsi dari pihak Forensik guna mengetahui penyebab pasti dari kematian korban,” tutupnya.(Jab/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Ketua DPRD Sulbar Ajak Masyarakat Tolak Radikal dan Terorisme

Mamuju -Tayang9 – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat Suraidah Suhardi, menghadiri …

Wiranto Ditikam, MUI Sulbar : Itu Tidak Dibenarkan Dalam Islam

Mamuju – Tayang9 – Menanggapi peristiwa penikaman terhadap Menkopolhukam Wiranto, yang terjadi beberapa waktu lalu, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]