Friday , February 28 2020
Home / BERITA / Penemuan Mayat Dalam Karung Gegerkan Warga Mapilli
Saat kerumunan warga, yang melihat langsung mayat di Desa Segerang

Penemuan Mayat Dalam Karung Gegerkan Warga Mapilli

Polewali -Tayang9 – Masyarakat Dusun Padang, Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, digegerkan dengan adanya penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan yang ditemukan oleh warga pada saluran irigasi desa, Jumat, 04/10/19.

Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar, AKP Saiful Isnaeni, dalam proses penemuanya mayat tersebut terikat dalam karung berwarna putih, yang sudah dalam kondisi membusuk.

“Warga kemudian mencoba membuka karung itu, karena penasaran dari baunya yang menyengat tadi,” kata AKP Saiful.

Selain itu ia juga menambahkan, korban tersebut ditemukan menggunakan baju kaos lengan panjang bermotif warna hitam, dan celana panjang kain warna cokelat. yang diperkirakan berusia sekitar 30-40 tahunan.

“Kondisi mayat sudah bengkak serta berulat, pada wajah korban sudah menghitam sehingga sulit untuk dikenali, selain itu terdapat juga lebam pada bagian perut,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa unit Identifikasi Polres Polman telah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan melalukan olah TKP serta berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Mapilli.

“Dari hasil penyelidikan sementara, Polisi menduga mayat tersebut adalah korban penganiayaan atau korban pembunuhan yang sengaja di buang pelakunya untuk menghilangkan barang bukti. Jenasah perempuan malang ini saat ini sudah di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Polewali untuk dilakukan Outopsi dari pihak Forensik guna mengetahui penyebab pasti dari kematian korban,” tutupnya.(Jab/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Gabungan Lapas di Sulbar Gelar Media Gathering

POLMAN, TAYANG9 – Sebagai bentuk kerjasama mitra media dan lembaga, beberapa gabungan lembaga pemasyarakatan menggelar …

Bawaslu Polman Respon Hasil Putusan MK, Melalui Sosialisasi Pemilu Partisipatif

POLMAN, TAYANG9 – Putusan Mahkamah Konstitusi terkait Pilpres yang akan digelar serentak dengan Pemilihan DPR dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]