BERITASTRAIGHT NEWS

Pencalonannya Sebagai Ketua NU Sulbar Mendapat Teguran, Hamzih Dilema (?)

Polewali – Tayang9 – Diwacanakan akan maju sebagai calon Ketua Tanfidziyah NU Provinsi Sulawesi Barat, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Hamzih, angkat bicara.

Menurut Muhammad Hamzih, bahwa pelaksanaan pemilihan ketua PWNU Sulawesi Barat, merupakan sebuah perhelatan yang sangat serius, sehingga ia sebagai kader akan berfikir secara matang, demi kepentingan organisasi yang berdiri tahu 1926 itu, karena dalam peroses pencalonannya ia mendapat teguran dari atasanya dalam hal ini Gubernur.

“Memang saya agak kuat, karena kesempatan tadi malam dengan PCNU ada 3,itu memutuskan untuk saya, tapi kan ada etika sebagai seorang staf, ketika pimpinan mengatakan jangan itu harus difikir secara matang,” ucap Hamzih kepada Tayang9.com, di Rujab Bupati Majene, Senin, 15/07/18.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa melihat kondisi tersebut ia sebagai kader akan tetap melakukan pertimbangan matang, terhadap instruksi Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, dan Pimpinan Cabang NU di masing-masing kabupaten, yang telah memberinya rekomendasi untuk mengisi posisi Ketua Tanfidziyah.

“Yang pasti, saya sebagai kader tentu mempertimbangkan pertimbangan Gubernur, mempertimbangkan pertimbangan PCNU di Kabupaten,yang sampai tadi malam itu memutuskan saya untuk menjadi ketua NU, dan itu real,ungkapnya.

Lebih lanjut ia membeberkan, bahwa terlebih lagi saat instruksi Gubernur Provinsi Sulawesi Barat yang melarang ASN di Pemprov untuk maju sebagai ketua, itu disampaikan langsung saat sambutan pada acara pembukaan Konferwil ke-III.

“Hanya memang sambutan tadi ini menjadi pertimbangan saya sebagai anak buah beliau, Pak Gub tadi sampaikan didepan umum bahwa pegawai Pemprov jangan ada yang maju, itu juga menjadi pemikiran saya,” bebernya.

Mantan kepala kantor perwakilan Provinsi Sulawesi Barat itu juga menuturkan, bahwa dalam menyikapi persoalan tersebut, selain ia mengamini penyampaian Gubernur, ia juga akan meminta pertimbangan pada seluruh PCNU yang telah merekomedasikannya.

“Maksudnya adalah saya akan mangamini apa yang disampaikan Gubernur, tapi juga akan meminta pandangan dari PC yang sudah memutuskan untuk saya,” tutupnya.(FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button