Tuesday , June 25 2019
Home / ADVETORIAL / Pemkab Mamuju Alokasikan 10 %APBD Untuk Desa, Habsi : Ini Tentu Modal Besar
Bupati Mamuju Habsi Wahid saat sambutan diacara safari Ramadhan di Mamuju.

Pemkab Mamuju Alokasikan 10 %APBD Untuk Desa, Habsi : Ini Tentu Modal Besar

Mamuju – Tayang9 – Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid mengatakan, bahwa pemerintah telah begitu maksimal dalam menganggarkan dana Desa.

Menurut Habsi Wahid, selain dari dana yang diberikan pemerintah pusat yang nilainya rata-rata kurang lebih 1 M, Pemkab Mamuju juga telah berani mengalokasikan 10 % dari APBD untuk menambah pasokan dana bagi pemerintah ditingkat desa.

“Ini tentu adalah modal besar bagi desa, untuk benar-benar dapat melakukan pembangunan dengan mengesepankan aspek pemberdayaan masyarakat setempat. Kalau ini mampu kita optimalkan maka target pemerintah untuk melakukan pembangunan dari pinggiran akan mampu mewujudkan pemerataan,”ucap Habsi saat menghadiri Safari Ramadhan di Kecamatan Mamuju, Jum’at, 17/05/19.

Selain itu ia juga menambahkan, meski Pemkab telah melakukan segala upaya, namun hal tersebut tidak akan dapat terwujud tanpa didasari adanya dukungan dan kebersamaan dari masyarakat.

“Namun demikian, bahwa segala keinginan tersebut tidak akan dapat diwujudkan tanpa rasa kebersamaan, dan dukungan dari semua lapisan masyarakat, antara pemerintah dan masyarakat harus dapat satu visi, sehingga program pembangunan akan lebih mudah direalisasikan,” tutupnya.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Bawaslu Polman Gelar Raker Penyusunan Laporan Keuangan

TAYANG9-Penyelenggara pengawasan perlu membangun komitmen dalam bekerja, utamanya terkait semua tahapan Pileg dan Pilpres yang …

Soal Pergantian GTT di Mamuju, Kadisdikpora : Kita Mau yang Disiplin

Mamuju – Tayang9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]