Pembangunan Jembatan Garuda di Tapango Dikebut, Dandim Polman Apresiasi Gotong Royong Warga
Memasuki hari ketujuh pengerjaan, personel TNI bersama masyarakat mempercepat pembangunan akses penghubung Tapango dan Tapango Barat yang terputus akibat banjir.

POLMAN, Tayang9 – Setelah terputus akibat banjir pada januari 2021, akses penghubung Desa Tapango dan Desa Tapango Barat di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, kini kembali dibangun melalui program Jembatan Perintis Garuda. Memasuki hari ketujuh pengerjaan, pembangunan terus dikebut oleh personel TNI bersama masyarakat setempat, Sabtu (7/11/2026).
Percepatan pekerjaan dilakukan menyusul mulai turunnya hujan di wilayah tersebut. Sejumlah tahapan konstruksi, khususnya pengerjaan blok angkur dan tiang pylon, membutuhkan waktu pengeringan sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mengatakan, seluruh proses pengerjaan dimaksimalkan agar tahapan awal pembangunan dapat diselesaikan sesuai rencana.
“Pengerjaan kita maksimalkan mengingat saat ini sudah mulai turun hujan. Proses pengerjaan blok angkur dan tiang pylon juga membutuhkan waktu pengeringan, sehingga tahapan awal ini kita percepat,” kata Dandim
Dia mengapresiasi antusiasme masyarakat Desa Tapango yang turut bergotong royong bersama personel TNI dalam proses pembangunan jembatan tersebut.
“Alhamdulillah, masyarakat Tapango begitu antusias bersama personel TNI mengerjakan akses yang sudah lama dinantikan. Ini merupakan harapan masyarakat setelah jembatan sebelumnya hanyut diterjang banjir sekitar enam tahun lalu,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini menjadi kabar penting bagi masyarakat Desa Tapango dan Desa Tapango Barat. Pasalnya, jembatan tersebut diharapkan kembali membuka akses penghubung yang selama ini terputus.
Untuk diketahui, program Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program strategis nasional untuk memperkuat konektivitas wilayah, khususnya di kawasan pedesaan. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, menunjang aktivitas ekonomi, serta memudahkan masyarakat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.
Melalui percepatan pekerjaan dan semangat gotong royong TNI bersama masyarakat, pembangunan jembatan tersebut diharapkan berjalan lancar hingga selesai dan segera dapat dimanfaatkan oleh warga.(Zik)




