BERITASTRAIGHT NEWS

Beasiswa Pemprov Sulbar Buka Jalan Kuliah Fatma, Mahasiswi Unasman Anak Pengemudi Bentor di Madatte

Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar, Murdanil, mengunjungi Fatma Sela Madji untuk memastikan program beasiswa menjangkau mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

POLMAN, Tayang9 – Program beasiswa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menjadi salah satu upaya membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Salah satu penerimanya adalah Fatma Sela Madji, mahasiswi Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) yang berasal dari keluarga pengemudi bentor di Madette, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulbar, Murdanil, mengunjungi langsung Fatma pada Rabu (4/11/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi penerima beasiswa sekaligus memastikan program pemerintah menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Fatma saat ini tercatat sebagai mahasiswi semester III Unasman. Ia berasal dari keluarga sederhana dengan orang tua yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi bentor untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mendukung pendidikan anaknya.

Di tengah keterbatasan ekonomi, Fatma tetap bertekad melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Beasiswa dari Pemprov Sulbar menjadi salah satu penopang bagi dirinya untuk melanjutkan studi.

Murdanil mengatakan, program beasiswa yang digagas Gubernur Sulbar Suhardi Duka harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Ini salah satu contoh bahwa program beasiswa yang digagas Bapak Gubernur Suhardi Duka harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita melihat langsung bagaimana anak dari keluarga sederhana, dengan orang tua yang bekerja sebagai pengemudi bentor, memiliki semangat besar untuk melanjutkan pendidikan. Jangan sampai keterbatasan ekonomi menjadi penghalang bagi anak-anak kita untuk meraih masa depan,” ujar Murdanil.

Ia menegaskan, Biro Pemkesra akan terus mengawal pelaksanaan program beasiswa agar berjalan tepat sasaran, transparan, serta memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat.

Sementara itu, Gubernur Sulbar Suhardi Duka menegaskan bahwa program beasiswa merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, khususnya keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

“Pemerintah harus hadir memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak-anak Sulbar untuk memperoleh pendidikan. Jangan sampai ada anak yang memiliki kemampuan dan semangat belajar, tetapi kehilangan kesempatan kuliah hanya karena orang tuanya tidak mampu secara ekonomi,” tegasnya.

Suhardi Duka berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik, belajar sungguh-sungguh, menjaga prestasi, serta kelak memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

Program beasiswa tersebut merupakan bagian dari visi pembangunan Sulbar melalui Panca Daya, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan memiliki kesempatan pendidikan yang lebih merata.

Murdanil menambahkan, kunjungan kepada Fatma menjadi pengingat bahwa setiap program pemerintah membawa harapan masyarakat yang harus diperjuangkan.

“Kami ingin beasiswa ini menjadi jembatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengubah masa depan mereka. Harapan kami, Fatma dan seluruh penerima beasiswa lainnya dapat menyelesaikan pendidikan, meraih cita-cita, dan kelak menjadi kebanggaan keluarga serta berkontribusi bagi Sulbar,” tutupnya.

Melalui program tersebut, Pemprov Sulbar berupaya memastikan kesempatan memperoleh pendidikan tinggi terbuka bagi seluruh anak, termasuk mereka yang berasal dari keluarga sederhana dan memiliki semangat untuk meraih masa depan lebih baik. (*)

ANDI BASO IAN

Santri Kehidupan yang Sedang Belajar Menulis

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: