Tuesday , January 21 2020
Home / GAGASAN / Merdeka Dalam Mimpi

Merdeka Dalam Mimpi

negeri kecilku yang begitu indah dipandang mata
negeri kecilku sangat sempurna bagaikan negeri dongeng
sangat indah dan sempurna
namun itu hanyalah mimpi

yah, mimpi untuk merdeka

mimpi-mimpi untuk melihat kemilau cahaya
yang menyinari setiap rumah penduduk di negeri kecilku
mimpi memijakkan kaki di jalan yang tak berlumpur

hahahahaha
namun mungkin itu hanyalah sebatas mimpi
semua itu hanyalah sebatas hayalan
mungkin itu hanyalah angan-angan

Ya, angan-angan untuk merdeka
karena kemerdekaan itu hanyalah milik mereka
yang mampu menghianati negerinya sendiri

By “YD”02” Sang Putra Pelosok

About YUSUF DAUD

Alumnus Program Magister Hukum ini selain tercatat sebagai dosen disejumlah perguruan tinggi, juga aktif sebagai advokad dan konsultan hukum juga gandrung pada diskusi pada soal-soal pemberdayaan dan kemanusiaan

Check Also

Rindu Orde Baru di Era Milenial

DEMOKRASI subtansinya dari rakyat untuk Rakyat, rakyat memilih pemimpinnya secara lansung dan juga memilih wakilnya …

Ritual Nelayan Mapposi Lopi

TRADISI yang masih kental ketika nelayan pertama kali akan menurunkan perahunya ke laut yakni melakukan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]