Kamis , Juni 4 2020
Home / BERITA / Ketua DPRD Sulbar Ajak Masyarakat Tolak Radikal dan Terorisme
Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi.

Ketua DPRD Sulbar Ajak Masyarakat Tolak Radikal dan Terorisme

Mamuju -Tayang9 – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat Suraidah Suhardi, menghadiri agenda do’a bersama yang dilaksanakan oleh Polda Sulawesi Barat.

Dalam kesempatannya, Suraidah Suhardi meminta seluruh elemen masyarakat agar menolak faham terorisme dan radikalisme, serta ikut mensukseskan pelaksanaan pelantikan presiden Jokowidodo dan Ma’aruf Amin.

“Melalui kesempatan ini, saya juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, untuk menolak paham tororisme dan rakdikalisme, sekaligus sepakat untuk mendukung pelantikan presiden yang kondusif,” ucap Suraidah saat press conference di Lobi Utama Mapolda Sulbar, Senin, 14/10/19.

Politisi Partai Demokrat itu juga berharap, pada para generasi penerus bangsa, khususnya mahasiswa selaku corong aspirasi rakyat, agar dalam setiap penyampaian aspirasi lebih mengutamakan ketertiban, sehingga aspirasi yang disampaikan dapat dipertimbangkan dengan bijak dan ditindak lanjuti oleh DPRD.

“Aspirasi yang lebih damai akan memberikan solusi yang lebih baik, jika dibandingkan penyampaian aspirasi yang harus anarkis, karena terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Pelayanan RSUD Majene Dianggap Tidak Maksimal, Nyawa Seorang Warga Somba Tidak Tertolong

MAJENE, TAYANG9 – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan. Setelah dianggap …

Peduli Kaum Perempuan Terdampak Covid 19, Lentera Perempuan Mandar Beri Bantuan

Polman, Tayang9 – Akibat pandemi Korona atau COVID-19 yang terus mewabah, kondisi ini terus mengundang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]