Selasa , April 7 2020
Home / ADVETORIAL / Dishub dan Petugas Pasar Pekkabata Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Dishub dan Petugas Pasar Pekkabata Lakukan Penyemprotan Disinfektan

POLMAN, TAYANG9 – Dinas perhubungan Kabupaten Polman  bersama petugas pasar Pekkabata melakukan penyemprotan disinfektan pada sejumlah tempat penjualan dan angkutan kota di pasar sentral Pekkabata, Jumat 20 Maret 2020.

Kepala pasar sental pekkabata, Said Nurdin mengatakan, kegiatan penyemprotan ini dilakukan berdasarkan instruksi Presiden RI dan Bupati Polman.



“Kita lakukan penyemprotan ini karena mengikuti instruksi bapak Presiden bapak Bupati Polman,” ungkapnya.

Juga dikatakan, cairan yang digunakan adalah cairan disinfektan untuk membunuh kuman.

Adapun titik yang disemprot adalah titik yang sering digunakan warga,  seperti penjualan ikan, bentor, angkot dan toko.

Lebih lanjut ia juga mengatakan, kegiatan seperti ini akan rutin dilakuan, seiring mewabahnya Virus Corona di Indonesia.

Sementara iti seorang penjual buah, Hawiah, merasa bersyukur atas penyemprotan yang dilakukan petugas pasar karena dapat membunuh kuman.



“Saya bersyukur dengan adanya penyemprotan ini karena dapat mencegah virus,” ungkapnya. [*]

About RAHMAYANI

Lahir dari keluarga petani di Padang Rura dan kini memilih hidup sebagai pembelajar sekaligus jurnalis yang aktiv mengelola rumah baca Sapo Baca Todakka di Manding

Check Also

DPD II Golkar Polman Sepakat Tak Beri Dukungan Kepada Kandidat di Musda, Begini Alasannya,

POLMAN, TAYANG9 – Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar Provinsi Sulwesi Barat yang sedianya akan digelar …

Akibat Langka dan Mahal, Pemuda Galeso Buat Antiseptik Ramah Lingkungan

Polman, Tayang9 – Kelangkaan antiseptik saat ini membuat sekelompok pemuda di Desa galeso Kecamatan Wonomulyo, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]