BERITASTRAIGHT NEWS

Cak Imin Punya “Nilai Jual” Untuk Pilpres 2019

Muhammad Rodli Kaelani mengatakan ada beberapa indikator yang dapat
digunakan dalam menilai dan menentukan public figur yang layak dalam
memimpin NKRI melalui momentum Pilpres 2019.

“Misalnya dari Track record secara pribadi maupun relasi sosialnya,
figur yg reprensentatif mewakili visi generasi dan kaum muda
Indonesia di masa depan, sosok yang Nasionalis Religius, dan
memiliki basis sosial yang kuat diseluruh elemen masyarakat
Indonesia,” ungkap Mantan Ketua Ketua Umum PB PMII tahun 2008-2010
itu

Berdasarkan hal tersebut, menurut politisi muda NU yang akrab disapa
Bang Odie ini mengkerucutkan beberapa hal reprensentatif untuk
menjadi Capres, termasuk Jokowi yang bisa dipastikan running for
second period maupun Cawapres.

“Walaupun masih ramai kontestasi pada konfigurasi untuk posisi
Cawapres, dan nama Muhaimin Iskandar termasuk sangat layak
diendorsement sebagai Cawapres pada Pilpres 2019. Muhaimin Iskandar
merupakan pemimpin yang berjiwa Nasionalis Religius terbukti dgn
latar belakang beliau sebagai santri,” ungkap mantan Ketua Umum OKP
Idiologis.

Lanjutnya, isu kebangsaan yang selalu diaktualisasikan, memiliki
basis massa yang kuat terhadap mayoritas elemen masyarakat
Indonesia. visi Indonesia Masa Depan mewakili generasi pasca
reformasi dan yang utama Muhaimin Iskandar juga Ketua Umum partai
politik sebagai modal awal untuk bertarung di Pilpres 2019.

Selain hal tersebut, lanjut Rodli Kaelani, Cak Imin seorang politisi
yang berlatar belakang aktifis dan menjadi pemimpin organisasi umat
Nahdliyin, sehingga ia memiliki basis massa yang kuat diberbagai
kalangan masyarakat Indonesia.

“Cak Imin mempunyai basis yang jelas, dari kalangan pemuda,
pemerintah, pengusaha, politisi, akademisi dan petani, sehingga
dapat diprediksi bahwa Cak Imin memiliki “nilai jual” dibandingkan
bakal cawapres lainnya yang akan muncul di Pilpres 2019 nantinya,”
ungkapnya di acara Dialog kebangsaan dengan tema “Matematika Pilpres
2019 di Mata Kaum Muda” yang diselenggarakan oleh Poros Pemuda
Indonesia (PPI) di Restoran Bumbu Desa, Cikini Raya, Jakarta,
(20/10).

Cak Imin juga memiliki modal 9,04 persen suara PKB pada Pemilu
Legislatif 2014 lalu. Suara itu bisa menjadi kontribusi untuk
memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau presidential
threshold sebesar 25%. Cak Imin sudah memiliki syarat kuat di basis
massa seluruh elemen masyarakat Indonesia.

Sehingga siapapun yang menggandeng Muhaimin Iskandar sebagai
pemimpin nasional yang muda dan visioner, mampu mengelaborasikan
jiwa Nasionalis dan Religius, memiliki basis massa jelas dan kuat
dan memiliki modal 9,04% suara PKB pada Pemilu Legislatif 2014 serta
dianggap mampu menyelesaikan berbagai persolan bangsa. Merupakan
keputusan yang representatif dan tepat untuk memikat suara
masyarakat Indonesia pada Pilpres 2019.

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button