Rabu , Oktober 21 2020
Home / BERITA / Wakil Bupati Mamasa Serahkan Bantuan untuk Kampus Unasman
Wakil Bupati Mamasa, Martinus Tiranda S.Ip saat memberikan bantuan kepada pihak Kampus Unasman yang diterima langsung oleh dekan Fisip, Muhammad Massyat, S.Sos, M.IKom.

Wakil Bupati Mamasa Serahkan Bantuan untuk Kampus Unasman

POLMAN, TAYANG9 – Sebagai bentuk terima kasih sebagai seorang alumni terhadap almamater Kampusnya, atas capaian gelar sebagai sarjana yang disandangnya, juga atas suksesnya para alumni dalam kegiatan juga pekerjaannya. Banyak diantara mereka yang kembali ke Kampus untuk bersilaturrahmi atau sekedar memberikan cindera mata dalam bentuk bantuan sebagai ungkapan terima kasih.

Hal itu juga yang dilakukan oleh seorang tokoh politik dari Kabupaten Mamasa Martinus Tiranda S.Ip yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Mamasa. Pada Selasa, (15/9). Pihaknya memberikan bantuan kepada pihak Kampus Universitas Al-Asyariah Mandar (Unasman) yang diterima langsung oleh Muhammad Massyat, S.Sos,M.IKom, selaku dekan Fisip Unasman.

Dalam momentum ini, Martinus sapaan akrabnya saat masih menjadi Mahasiswa di kampus Unasman dulu, memberikan bantuan berupa LCD sebanyak dua unit dan sound sistem sebanyak satu unit. Bantuan ini diperuntukkan khusus untuk di fakultas tempatnya dulu menempuh gelar S1 di Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (Fisip) Universitas Al-Asyariah Mandar.

Martinus Tiranda S.Ip saat salaman dengan Muhammad Massyat, S.Sos,M.IKom, dekan Fisip Unasman.

Martinus Tiranda yang juga merupakan orang nomor dua di Mamasa merupakan alumni Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) Unasman. Dalam perhelatan tahunan rapat senat terbuka luar biasa wisuda sarjana XVIII dan dies natalis XVI tahun 2020 yang dilaksanakan selama dua hari 15-16 September 2020 di auditorium prof. KH. Sahabuddin lalu, Martinus Tiranda resmi menjadi alumni Unasman dengan gelar sarjana Ilmu Pemerintahan.

Dalam sela suasana penyerahan bantuan, Martinus mengatakan jika bantuan ini belum seberapa jika dibandingkan dengan pengabdian Unasman, khususnya fakultas Fisip terhadap mahasiswa dan masyarakat Mamasa.

“Ini sudah kewajiban saya selaku alumni Mahasiswa Fisip Unasman untuk memberikan bantuan tersebut. Ini berguna untuk membantu kelancaran dalam proses perkuliahan di kampus”, Ungkapnya.

Foto bersama usai serah terima bantuan

Dia pun menambahkan jika pihaknya selaku pemerintah Kabupaten Mamasa akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan pendidikan, terkhusus untuk warga Mamasa yang sedang mengambil kuliah di Unasman agar benar-benar serius dan bisa lulus dan menyandang gelar sarjana dengan baik.

“Semoga bantuan ini bukan yang pertama dan bukan juga yang terakhir, tapi saya berharap doa dari semua pihak, agar ada lagi bantuan-bantuan selanjutnya untuk kampus Unasman”. Harapnya

Pada serah terima bantuan tersebut, disaksikan langsung oleh pihak kelurga Martinus, istri dan anaknya yang turut hadir, wakil rektor 1 Unasman, wakil dekan Fisip, ketua-ketua jurusan Fisip, pengelola Fisip Mamasa serta beberapa dosen Fisip lainnya. (*/rls)

About EDITOR

Redaksi Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Check Also

‘Manyang Mammis’ dan Kunjungan Tim NMC Pamsimas Pusat

POLMAN, TAYANG9 – Tenaga ahli WSS dari NMC Pamsimas Pusat Aan Juansyah saat berkunjung ke …

Unasman Lepas Mahasiswa KKN Multimatik Berbasis Karya Pengabdian

POLMAN, TAYANG9 – Ditengah pandemi covid-19 dan era new normal, Universitas Al-Asyariah Mandar memberangkatkan peserta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]