Selasa , Agustus 4 2020
Home / BERITA / SDK Harap Kunker Mentan di Sulbar Membawa Angin Segar Bagi Pertanian
Anggota DPR-RI Suhardi Duka.(Foto: istimewa)

SDK Harap Kunker Mentan di Sulbar Membawa Angin Segar Bagi Pertanian

Mamuju – Tayang9 – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) wakil Provinsi Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK), menyampaikan ungkapan terimakasih pada Menteri Pertanian (Mentan) Sahrul Yasin Limpo (SYL) , atas Kunjungan Kerjanya (Kunker) di Sulbar.

Menurut SDK, secara personal selaku anggota DPR-RI dirinya tidak pernah meragukan kualitas serta integritas SYL, sehingga ia berharap dengan hadirnya mantan Gubernur  Sulawesi Selatan yang saat ini telah menjabat sebagai Mentan-RI tersebut, membawa suasana baru bagi pertanian di Sulawesi Barat.

“Tentu kita sangat berharap kehadiran bapak menteri dapat membawa angin segar bagi dunia pertanian di Sulbar, semoga menjadi lebih baik di waktu mendatang, saya tidak pernah ragukan kualitas dan integritas beliau,” ucap SDK, Sabtu, 07/12/19.Malam.

Politisi partai Demokrat itu, juga menyampaikan permohonan maafnya karena tidak dapat hadir dalam menyambut langsung  kedatangan SYL di Kabupaten Mamuju, lantaran saat ini ia tengah berada di Kota Pekan Baru, Provinsi Riau dalam rangka agenda kunjungan kerja komisi IV DPR-RI.

“Hari ini pak Mentan hadir di Kampung halaman saya, tentu saya ucapakan terima kasih dan sekaligus memohon maaf kepada beliau karena tidak bisa menyambut secara langsung kedatangan beliau karena bertepatan Kunker di Pekanbaru oleh Komisi IV,” tutupnya.(RLS/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Program Pamsimas Polman Wajib Menjaga Ketersediaan Sumber Air bagi Masyarakat

POLMAN, TAYANG9 – Bertempat di ruang pola kantor bupati Polewali Mandar, senin (07/07/2020) lalu. Dilaksanakan …

Ikuti Protokol Covid, Fisip Unasman Gelar Yudisium

POLMAN, TAYANG9 – Ditengah pandemik virus Corona atau Covid-19 Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Pemerintahan (Fisip) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]