Friday , February 28 2020
Home / BERITA / Mayat Dalam Karung itu Bernama Jayanti Mandasari
Mayat dalam karung, yang sempat menggegerkan warga Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar.

Mayat Dalam Karung itu Bernama Jayanti Mandasari

Polewali – Tayang9 – Kepolisian Sektor Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, akhirnya berhasil mengungkap identitas dari mayat dalam karung yang sempat menggegerkan warga Desa Segerang, Kecamatan Mapilli.

Kapolsek Kecamatan Wonomulyo AKP Deny Irwansyah mengatakan, bahwa nama dari mayat perempuan tersebut adalah Jayanti Mandasari alias Uwa (33), yang beralamat di Dusun Lambung, Desa Ugi Baru, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.

“Nama Jayanti Mandasari alias Uwa, usia 33 Tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Labuang, Desa Ugi Baru, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman,” ucap AKP Deny Irwansyah,via WhatsApp, Jum’at, 04/10/19. Malam.

Untuk diketahui, kejadian penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan yang ditemukan oleh warga di Saluran Irigasi Desa itu, berdasarkan keterangan dari Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar AKP Saiful Isnaeni, sejauh ini diduga adalah korban penganiayaan atau pembunuhan.(FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Bawaslu Polman Respon Hasil Putusan MK, Melalui Sosialisasi Pemilu Partisipatif

POLMAN, TAYANG9 – Putusan Mahkamah Konstitusi terkait Pilpres yang akan digelar serentak dengan Pemilihan DPR dan …

Andi Ruskati Kunjungi Konstituen, Sejumlah Agenda Sudah Disiapkan

POLMAN, TAYANG9 – Sebagai wakil rakyat yang duduk di DPR RI, Andi Ruskati Ali Baal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]