GAGASANOPINITERKINI

Karya Fiksi itu Bertitel Dilan 1990

FILM Dilan 1990 merupakan film yang bertemakan percintaan dan persahabatan. Menarik sekali setiap sequel adegan per adegan dari film ini yang menceritakan kisah pasangan muda yang bernama Dilan dan Milea. Unsur intrinsik dan ekstrinsik dari film ini digambarkan secara sederhana dengan bahasa yang ringan, sehingga mudah dipahami.

Percintaan antara Dilan dan Milea yang keduanya merupakan tokoh utama pada film ini. Karakter dari keduanya juga cukup menarik. Pertama si Dilan adalah anak yang bisa dikatakan cerdas dan pintar, tapi juga cukup nakal. Kedua si Milea merupakan siswa dari Jakarta yang baru pindah ke sekolah tersebut.

Bagi penulis yang menyebabkan film ini bisa viral sampai saat ini adalah ceritanya yang romantis. Apalagi ini berkisah mengenai dua sosok pemuda, tentu akan banyak orang tertarik untuk membacanya. Lebih dari itu si Dilan, tokoh utama pada film tersebut merupakan anak yang sangat puitis. Sehingga tak jarang Dilan memberikan kata kata romantis untuk Milea. Ya inilah yang sering kali membuat para penonton ini dibuat terbawa perasaan, hingga harus menontonnya lebih dari sekali.

Tepat pada tanggal 25 Januari Dilan1990 merupakan adaptasi dari novel, ini diangkat ke layar lebar dengan judul Dilan 1990. Menariknya, film ini cukup banyak yang menunggu-menunggu. Bahkan bisa dikatakan ini termasuk film yang sukses. Sampai saat ini banyak yang mencari kata kata mutiara dari novel dan film dilan.

Oleh karena itu disini penulis akan menyajikan kumpulan kata-kata Dilan ldari filmDilan 1990.
1. “Malam ini, kalau tidur jangan ingat aku, ya! Tapi kalau mau, silahkan.” – Dilan
2. “Dia tidak hebat, tidak, malah mungkin biasa saja. Tapi dia bisa membuatku senang hanya dengan hal sederhana.” – Milea.
3. “Biarpun, Bagaimanapun, tidak ada yang akan baik-baik saja tentang sebuah perpisahaan.”
4. “Kalau kamu bohong, itu hak kamu. Asal jangan aku yang bohong ke kamu.”
5. “Jika hujan, aku tak akan memberimu jaket, sebab jika aku sakit, lalu siapa yang akan menjagamu ?.”
6. “Dia baik, jadi aku takut menyakitinya.”
7. Dan tetaplah denganku, sampai engkau terbiasa bersama semua hal yang berkaitan denganku.
8. Aku rindu kamu! Itu, akan selalu.
9. Kalau suatu saat nanti kamu rindu padaku, maukah kamu memberitahuku ?. Agar aku bisa langsung berlari menemuimu.
10. Kalau mencintaimu adalah kesalahan. Yasudah, biar aku salah terus saja.
11. Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Gak tahu kalau sore, tunggu saja !!
12. Nanti kalau kamu mau tidur. Percayalah, aku sedang mengucapkan selamat tidur dari jauh. Namun kamu gak akan denger.
13. Jangan datang ke perempuan untuk membuat dia mau, tetapi datanglah ke perempuan untuk membuar dia senang. Kalau kamu tidak setuju, tetapi aku begitu.
14. Selamat ulang tahun, Milea. Ini hadiah untukmu, cuma TTS. Tapi sudah ku isi semua. Aku sayang kamu. Aku tidak mau kamu pusing karena harus mengisinya.
15. Sekarang kamu tidur. Jangan begadang. Dan jangan rindu. “Kenapa?”. Berat, kamu gak akan kuat, biar aku saja.
16. Terkadang rindu hadir di luar nalar. Ingin segera berlari dan terbang menghampiri !
17. Aku mencintaimu. Biarlah, ini urusanku. Bagaimana engkau kepadaku, terserah itu urusanmu.
18. Cinta mungkin aneh, tapi dengan orang seperti dia di dunia, menurut aku kerasa lebih asyik, kerasa lebih seru dan menyenangkan.
19. Cemburu itu hanya untuk orang-orang yang tidak percaya diri. “Jadi”, ya sekarang aku sedang tidak percaya diri.
20. Meskipun, perasaan cemburu itu normal di dalam sebuah hubungan, aku tidak ingin terjebak oleh itu karena aku sangat benci merasa cemburu.
21. Jangan menangis, karena kamu adalah alasan seseorang tersenyum.
22. Jangan bilang ke aku ada yang menyakitimu. Nanti besoknya, orang itu akan hilang.
23. Terima kasih, Dilan. Kamu pernah mau kepadaku. Dan kini, biarkan aku kalau selalu ingin tahu kabarmu.
24. Bolehkan aku punya pendapat. Ini tentang dia yang ada di bumi. Ketika Tuhan menciptakan dirinya, kukira dia ada maksud mau pamer.
25. Aku gak pandai cemburu. Malahan, kalau kamu ninggalin aku, aku gak bisa apa-apa. Bisaku cuma mencintaimu.
26. Aku sedang berbohong jika aku mengatakan bahwa aku tidak kecewa, tapi aku tidak ingin memiliki pikiran yang buruk tentang hubungan cinta yang putus.
27. Kamu senang mikirin aku. “Seneng dan Bingung gimana cara berhentinya”. Kenapa ? “Maunya deket kamu terus, kalo deketkan ga perlu mikirin”

Dalam tafsir penulis, rasanya bisa disimpulan bahwa sebuah karya fiksi menawarkan berbagai permasalahan manusia dan kemanusiaan, hidup dan kehidupan. Pengarang menghayati berbagai permasalahan tersebut dengan penuh kesungguhan yang kemudian diungkapkannya kembali melalui sarana fiksi sesuai dengan pandangannya, yang sangat menarik untuk dianalisis, yaitu dengan analisis aspek intrinsik dan ekstrinsik.

Analisis aspek intrinsik karya sastra pada film Dilan 1990 adalah analisis mengenai karya sastra itu sendiri tanpa melihat kaitannya dengan data di luar cipta sastra sastra tersebut, aspek ekstrinsik hanyalah dalam hubungan menetapkan nilai isinya. Analisis aspek unsur ekstrinsik ialah analisis karya sastra itu sendiri dari segi isinya, dan sepanjang mungkin melihat kaitannya dengan kenyataan-kenyataan di luar karya sastra itu sendiri.

Semoga apa yang dianalisis oleh penulis melalui film Dilan 1990 ini bisa bermanfaat dengan nilai-nilai yang terkandung didalamnya, dan dapat digunakan sebagai referensi maupun contoh untuk menganalisis film selanjutnya.(*)

Penulis: ABDUL ASIS (Dosen Universitas Al Asyariah Mandar)

ABDUL ASIS

Selain aktif menulis dan membaca, juga gandrung traveling dan konsern pada issu-issu alam dan lingkungan juga kemasyarakatan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button