Jembatan Perintis Garuda Segera Dibangun, TNI dan Warga Tutar Gelar Doa Bersama

POLMAN, TAYANG9 – Sebelum pembangunan dimulai, anggota TNI bersama masyarakat menggelar doa bersama di lokasi rencana pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Sungai Mappi, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.
Jembatan tersebut nantinya menghubungkan Desa Tubbi dengan Desa Piriang Tapiko, Kecamatan Tutar. Doa bersama digelar sebagai bentuk ikhtiar sekaligus harapan agar proses pembangunan jembatan berjalan lancar dan seluruh pihak yang terlibat diberikan keselamatan.
Kegiatan doa bersama berlangsung di sekitar lokasi pembangunan, Minggu (23/8/2026). Warga dan anggota TNI duduk bersama dalam suasana sederhana sebelum pengerjaan jembatan dimulai.
Pembangunan jembatan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat setempat. Sebelumnya, akses warga di kedua wilayah masih terkendala oleh Sungai Mappi, terutama ketika masyarakat harus beraktivitas dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Rencana pembangunan jembatan tersebut juga menjadi tindak lanjut setelah lokasi ditinjau langsung oleh Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin.
Usai melihat langsung kondisi Sungai Mappi dan kebutuhan masyarakat, pembangunan jembatan penghubung tersebut segera dipersiapkan.
Danramil 1402-04/Tinambung Lettu Inf Adri mengatakan doa bersama dilakukan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus memohon kelancaran sebelum pekerjaan dimulai.
“Hari ini kita melaksanakan doa bersama. Kita berharap pembangunan jembatan ini dapat dilaksanakan dengan lancar dan diberikan keselamatan serta kesuksesan,” kata Adri.
Menurutnya, doa bersama tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat yang nantinya akan mendukung proses pembangunan.
“Kita berharap seluruh prosesnya berjalan aman, lancar dan tidak ada kendala. Semoga jembatan ini nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Akses Penting Warga Tutar Jembatan yang akan dibangun di Sungai Mappi bukan sekadar infrastruktur penghubung. Bagi masyarakat Desa Tubbi dan Desa Piriang Tapiko, kehadirannya diharapkan dapat mempermudah berbagai aktivitas, mulai dari pendidikan, perekonomian hingga akses pelayanan masyarakat.
Sebelumnya, saat melakukan peninjauan ke lokasi, Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin melihat langsung kondisi sungai yang belum memiliki penyeberangan permanen.
Bahkan, anak-anak sekolah terlihat harus menyeberangi sungai untuk beraktivitas. Meski debit air saat kemarau relatif surut, kondisi tersebut tetap memiliki risiko keselamatan, terlebih ketika debit air meningkat saat musim hujan.
Karena itu, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di lokasi tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat.
Kini, sebelum alat dan material mulai bekerja, warga bersama TNI terlebih dahulu menitipkan harapan lewat doa: agar jembatan yang selama ini dinantikan masyarakat Tutar benar-benar terwujud dan kelak menjadi jalan yang membuka lebih banyak akses bagi warga. (Zik)




