Friday , September 20 2019
Home / BERITA / Awal Mei Operasi Ketupat 2019 Mulai Digelar di Sulbar
Kabid Humas Polda Provinsi Sulawesi Barat AKBP Mashura. (Foto :Net)

Awal Mei Operasi Ketupat 2019 Mulai Digelar di Sulbar

Mamuju – Tayang9 –  Dalam rangka pengamanan jalur mudik saat lebaran Idul Fitri mendatang, Polda Provinsi Sulawesi Barat, akan segera menggelar operasi Ketupat 2019.

Kabid Humas Polda Provinsi Sulawesi Barat AKBP Mashura mengatakan, bahwa pelaksanaan operasi Ketupat rencananya akan dimulai di Tanggal 29 Mei hingga 10 Juni 2019 mendatang.

“Polri akan menggelar Operasi Ketupat pada akhir Mei hingga awal Juni 2019 untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2019.” ucap AKBP Mashura,Sabtu, 25/05/19.

Selain itu ia juga menambahkan, untuk memantapkan pelaksanaan operasi tersebut, di tanggal 27 Mei 2019 mendatang, pihaknya akan melakukan latihan pra operasi, dilanjutkan dengan gelar pasukan pada tanggal 28 Mei.

“Dan terakhir pelaksanaan puncak operasi dari tanggal 29 Mei hingga 10 Juni, Polri akan sibuk melakukan pengaturan arus mudik di lapangan,”ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, Mengacu pada  pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pergerakan arus lalu lintas mudik yang paling dominan pada H-3, dan pergerakan arus balik pada H+3.

“Artinya tanggal 31 Mei kemudian tanggal 1-2 Juni menjadi atensi kami semua perangkat-perangkat operasi, demikian juga pada saat baliknya tanggal 9, 8 dan 7 Mei menjadi atensi kami,”tutupnya. (*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Cara KPU Mamuju Berterimakasih ke Pemilih

Mamuju – Tayang9 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju menggelar kegiatan evaluasi pasilitasi kampanye …

Tiga Komisioner KPID Sulbar Mengikuti Sekolah P3SPS

Mamuju – Tayang9 – Sebanyak 35 orang peserta dari Lembaga Penyiaran, akademisi dan Komisioner KPID, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]