BERITASTRAIGHT NEWS

Warga Sese Dikeroyok, Pelaku Diduga Oknum Personil Polda Sulbar

Mamuju – Tayang9- Salah seorang warga Lingkungan Sese, Kabupaten Mamuju, bernama Nawir, mengaku bahwa dirinya telah menjadi korban pengeroyokan yang diduga telah dilakukan oleh sejumlah oknum personil kepolisian.

Menurut Munawir, kejadian bermula saat ia bersama dengan rekannya pada Sabtu malam 16/02/19, beranjak pulang dari Anjungan Pantai Manakarra, dan ingin menuju ke Kelurahan Karema untuk mengambil kendaraanya, namun saat dijalan ia dikejar oleh sekelompok oknum personil kepolisian.

“Pigika situ rumahnya temanku ada motorku disana di Karema, mattai lasso terus dibelakang na bilang berhentiko tai laso, itu mi heran ka maksudnya apa ini, pas ka jatuh, itu temanku bocor tangannya, langsung maki napukul juga disitu,” ucap Nawir saat dikonfirmasi di RS.Regional, Minggu, 17/02/19.

Selain itu ia juga menambahkan, sebelum terjadi pengeroyokan ia dan rekannya tersebut sempat terjatuh dari motor, karena dihimpit secara terus-menerus oleh oknum personil kepolisian yang mengejarnya, dengan menggunakan kendaran roda dua merek kawazaki ninja.

“Ya begini polisi, na himpit teruski polisi pakai motor ninja, tidak berdaya maki, itu polisi satu yang selamatkan ka natahu memangi,”ungkpanya.

Lebih lanjut ia menuturkan, lokasi pengeroyokan tersebut, terjadi dekat salah satu hotel di Kabupaten Mamuju, namun setiba di Kantor Mapolres pemukulan dihentikan karena ia diselamatkan olah salah seorang pimpinan, dan satu oknum Polisi lainnya.

“Didekat pantai indah dibelakang ada itu kantor narkoba dibelakango disitu mi, sudah ka di borgol dipukul ka lagi, pokoknya napukul terus ka sampai masuk polres.masih mauka napukul tapi marah-marah didalam komandannya, jadi sudah itu natau mi bukan kita, mau ka napukul dipolres tapi tidak jadi, coba bukan polisi, ada satu polisi yang selamatkan ka dia saja berdarah, coba ndak na pelukka ai mati ka,”tutupnya.

Menyikapi hal tersebut dihari yang sama,Kapolres Metro Kabupaten Mamuju AKBP Rivai Arvan mengaku, jika benar adanya kejadian tersebut pihaknya menghimbau agar korban segera membuat laporan resmi, untuk diproses.

“Kalo benar,korbannya suruh buat laporan, dan pasti saya proses laporannya, adukan kepropam, bisa di Polres or Polda,” ucap AKBP Rivai Arvan, via whatsaap.

Selain itu ia menduga, bahwa pelaku yang melakukan pengeroyokan kepada Nawir tersebut, merupakan oknum personil Polda Sulbar, dikarenakan saat ini salah seorang Polisi baru saja dikeroyok oleh sekelompok masyarakat.

“Mungkin anggota Polda, karena ada polisi Polda dikeroyok masyarakat, namun sedang kami selidiki, pastinya siapa berbuat dia bertanggungjawab,” tegas Kapolres.

Sementara itu Kabid Humas Polda Provinsi Sulawesi Barat AKBP Mashura, mengakui bahwa kasus dugaan kasus pengeroyokan tersebut, kini masih dalam proses penyelidikan oleh Kabid Propam.

“Iya sudah hubungi Kabid Propam dalam lidik, jika benar yang bersangkutan adalah oknum Polri, pasti diambil tindakan,” tutur AKBP Mashura via whatsaap.(FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button