Sunday , November 17 2019
Home / ADVETORIAL / Wagub Sulbar : Perubahan Kota Mamuju Nampak Terlihat dan Terasa
Wagub Enny Angraeni Anwar saat sambutan di rapat paripurna Hut Mamuju.

Wagub Sulbar : Perubahan Kota Mamuju Nampak Terlihat dan Terasa

Mamuju – Tayang9 – Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Enny Anggraeni Anwar, hadiri paripurna peringatan hari jadi Mamuju ke-479  di ruang rapat paripurna Kantor DPRD Kabupaten Mamuju, Minggu,14/07/19.

Dalam kesempatannya Wakil Gubernur Enny Anggraeni Anwar mengatakan, mengakui jika perubahan diwilayah kota Mamuju saat ini,sudah sangat terlihat, serta telah dirasakan oleh khalayak masyarakat.

“Perubahan kota Mamuju saat ini nampak terlihat dan terasa oleh kita semua, yang terus menerus berkembang menuju kota impian, kota yang sejahtera dan ramah, serta menjadi Ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat yang patut dibanggakan,” ucap Enny.

Selain itu ia juga menambahkan, perubahan tersebut tidak terlepas dari peran pemerintah daerah bersama masyarakat, yang bahu membahu membangun, dan menata daerah Kabupaten Mamuju, sesuai dengan tema dan semangat hari jadi Kabupaten Mamuju ke-479 tahun.

“Kearifan lokal dan pengelolaan potensi untuk meningkatkan daya tarik daerah mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan. Tentunya tema ini mengajak kepada seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Mamuju untuk bekerja lebih keras lagi, dalam mewujudkan Kabupaten Mamuju yang lebih maju, sejahtera, dan mapaccing,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia juga berharap, agar sekiranya dapat kebersamaan yang ada saat ini, terus terpelihara, serta dipertahankan sebagai upaya memajukan daerah khususnya Kabupaten Mamuju.

“Kiranya kebersamaan ini dapat dapat terus ditingkatkan, dipelihara, dan dipertahankan dalam upaya memajukan daerah ini, karena saya sangat yakin,  jika semua pemangku kepentingan, semua komponen kekuatan, dan seluruh masyarakat berkomitmen untuk mengoptimalkan peran, fungsi, dan tugasnya masing-masing, maka insyaallah kedepan Kabupaten Mamuju yang kita banggakan ini, bisa menjadi daerah maju sebagai mana yang kita harapkan bersama,” tutupnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid menuturkan, bahwa penghargaan yang di berikan oleh Pemda pada anggota dewan, adalah sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas jasa dan pengabdian sebagai anggota legislatif, yang telah bekerja dengan tulus dan dedikasi yang tinggi pada penyelenggara pemerintahan, pembangunan sosial, kemasyarakatan, serta menjalin kemitraan dan sinergitas yang baik dengan pemerintah kabupaten beserta jajarannya.

“Berdasarkan hasil pemeriksaannya BPK -RI perwakilan Sulbar, atas laporan keuangan pemerintah Kabupaten Mamuju tahun 2018,  Kabupaten Mamuju meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke empat kalinya, hal ini tidak terlepas dari kerja keras pihak eksekutif dan legislatif,” (*)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Tiga Parpol Koalisi Potensi Tinggalkan Habsi – Irwan, Jayadi : PBB dan PKS Kita Akan Ajak

Mamuju – Tayang9 – Menanggapi adanya Tiga (3) Partai Politik (Parpol) koalisi yakni Demokrat, PBB …

Habsi Kembalikan Formulir Pendaftaran ke Gerindra

Mamuju – Tayang9 – Bakal calon petahana Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid, secara resmi mengembalikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]