Friday , February 28 2020
Home / BERITA / Total Ingin Maju Pilkada, Sutinah Ajukan Pengunduran Diri Sebagai ASN
Sutinah Suhardi saat menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai ASN ke Sekda Mamuju Suaib.

Total Ingin Maju Pilkada, Sutinah Ajukan Pengunduran Diri Sebagai ASN

Mamuju – Tayang9 – Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Kabupaten Mamuju Siti Sutinah Suhardi, secara resmi mengajukan surat pengunduran diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Pemerintah Kabupaten Mamuju, Jum’at, 13/09/19.

Menurut Sutinah Suhardi, keputusannya untuk mundur dari stausnya sebagai ASN tersebut, sebagai bentuk keseriusannya untuk maju sebagai Calon Bupati Kabupaten Mamuju, pada Pemilukada tahun 2020 yang akan datang.

“Saya tidak ingin melanggar aturan. Besok saya akan mengembalikan formulir pendaftaran di PDI Perjuangan. Jadi saya harus mundur. Ini juga sebagai bukti bahwa saya serius maju sebagai calon Bupati di Pilkada Mamuju,” ucap Sutinah.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa dirinya tidak lagi memusingkan soal jabatan Kepala Dinas Perdagangan yang saat ini masih diembannya, dan proses selanjutnya ia serahkan sepenuhnya pada Pemerintah Kabupaten Mamuju.

“Saya masih tetap berkantor. Sambil menunggu SK pemberhentian saya terbit. Tapi nanti lah kita lihat, apakah kursi kepala dinas perdangan itu akan di Plt-kan, atau seperti apa, biar pemerintah
daerah yang memprosesnya,” tutupnya.

Sementara itu Sekertaris Daerah Kabupaten Mamuju Suaib, mengaku akan segera memproses surat pengunduran diri Sutinah Suhardi, dan rencananya ia akan mengundang BKD untuk membicarakan apa, dan bagaimana langkah selanjutnya menyikapi hal tersebut.

“Pasti kita akan proses sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku. Beliau masih menjabat Kadis perdagangan sekarang, kecuali kalau dia sudah resmi berhenti, segala hal yang melekat kepada dia selaku ASN juga akan dihentikan,” ungkap Suaib.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa pihaknya sendiri tidak mengetahui secara jelas durasi waktu yang nantinya akan dilalui, dalam memproses surat pengunduran diri dari putri kandung mantan Bupati Mamuju Suhardi Duka itu.

“Prosesnya ini kita tidak tahu akan memakan waktu berapa lama,” tutupnya. (Naf/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Hari Ini, Aksi Solidaritas Atas Insiden Penganiayaan Warga Polman di Papua Akan Digelar

POLMAN, TAYANG9 — Rencananya ratusan masyarakat dari berbagai elemen yang tergabung dalam Aksi solidaritas dan …

KNPI Polman Minta Kapolri Tuntaskan Kasus Penganiayaan Warga Polman di Papua

POLMAN, TAYANG9 –  Ketua DPD (Dewan Pengurus Daerah) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Polewali …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]