Sabtu , Desember 5 2020
Home / ADVETORIAL / Tak Ingin Lambat, DPRD Kabupaten Majene Bahas APBD 2021
Ilustrasi. net

Tak Ingin Lambat, DPRD Kabupaten Majene Bahas APBD 2021

Majene, Tayang9 — Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Majene tak ingin lambat dalam pembahasan APBD 2021. Mengingat adanya perhelatan pemilihan kepala daerah (pilkada) di depan mata yang membutuhkan perhatian, penanganan terhadap covid-19 pun tidak bisa dipandang ringan. Hal ini menjadi penting agar rencana pemulihan ekonomi dan ketahanan masyakat di Kabupaten Majene pada tahun 2021, nantinya bisa berjalan lancar dan tepat sasaran.

Serangkaian pembahasan dilakukan, salah satunya adalah agenda rapat Banggar APBD 2021 yang digelar di ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majene, dibuka langsung ketua DPRD Salmawati, Dihadiri unsur pimpinan lainnya wakil Ketua I DPRD, M.Idwar bersama wakil Ketua II DPRD, Adi Ahsan, beberapa anggota DPRD yang dalam badan anggaran (Banggar) serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Selasa (3/11).

Kasman Kabil, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Majene, dalam rapat tersebut menjelaskan bahwa pembahasan RAPBD 2021 telah dimulai. Sehingga jika memungkinkan, produk hukum daerah ini nantinya harus sudah disepakati sebelum tanggal 30 november.

“Dalam agenda rapat ini kita masih membahas seputar mekanisme dan schedule, setelah itu pada gambaran umum ringkasan RAPBD 2021, selanjutnya masuk di pendapatan. Rapat nantinya akan hadir Bapenda yang banyak mengelola pajak daerah dan beberapa retribusi,” terangnya.

Dipihak lain Mewakili DPRD Majene, Adi Ahsan yang juga Wakil Ketua II DPRD Majene, menegaskan kepada peserta rapat agar rapat lanjutan yang direncanakan esok harinya, menghadirkan dinas yang terkait dengan pendapatan. Bapenda atau dinas lain yang ada kaitannya dengan pendapatan daerah.

“Diharapkan pada rapat berikutnya untuk hadir tepat waktu pukul 09.00 pagi. Hari ini rapat kita skors hingga besok pagi,” Jelas politisi partai Golkar Majene ini. (**)

About EDITOR

Redaksi Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Check Also

Rapat Lanjutan Banggar DPRD dan TAPD Majene, M Idwar: Ada Kenaikan Dari Pendapatan Daerah 750 juta

Majene, Tayang9 – Menindaklanjuti pembahasan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabuoaten Majene tahun …

DPRD Majene Tanggapi Soal Defisit Anggaran 2021, Adi Ahsan: Itu Masih Belum Final

MAJENE, TAYANG9 – Menanggapi pernyataan kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) kabupaten Majene, Kasman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]