BERITASTRAIGHT NEWS

Soal Video Marah-marahnya, Begini Penjelasan Habsi Wahid

Mamuju – Tayang9 – Menyikapi adanya  video berdurasi 2 menit 34 detik yang beredar di Media Sosial (Medsos), memperlihatkan sejumlah pemuda  menghalangi laju kendaraan dinas Bupati Kabupaten Mamuju saat dalam perjalanan, Habsi Wahid akhirnya  angkat bicara.

Menurut Habsi Wahid, dirinya telah menjelaskan secara baik pada pemuda yang menahannya itu, jika perbaikan infrastruktur jalan sebagaimana tuntutannya, akan dikerjakan secara bertahap, karena sebelumnya juga telah di Kerjakan. Akan tetapi warga tersebut tetap ngotot, sehingga ia memilih untuk menghindari guna mengantisipasi ada debat kusir.

“Saya sudah jelaskan baik-baik, kalau pembangunan jalan yang mereka maksud itu akan tetap dikerjakan bertahap, karena sebelumnya sambungan jalan tersebut telah diperbaiki, dan tahun depan akan kita lanjutkan, Tapi anak muda itu tetap ngotot dengan gestur yang sangat provokatif, jadi untuk menghindari debat kusir yang sengaja dibuat-buat itu, saya pilih untuk menghindar dan melanjutkan perjalanan,” ucap Habsi saat dikonfirmasi, Sabtu, 27/0/19.

Selain itu ia juga menambahkan, meski menuai pro dan kontra namun jika ditelisik lebih bijak terdapat pesan moral yang sangat baik untuk menjadi pembelajaran, salah satu diantaranya adalah budaya saling menghargai antara satu dengan yang lain, atau antara orang muda dengan yang lebih tua, hendaknya jangan hilang hanya karena desain kepentingan yang tidak jelas.

“Saya selalu sampaikan sebagai pemimpin tidak boleh anti kritik, karena kritikan adalah sesuatu yang dapat menjadi pengingat. Namun disisi lain masyarakat juga harus memahami bahwa ada norma,dan etika yang baik dalam menyampaikan keinganan, supaya semuanya dapat saling menerima dan menghargai,”tutupnya.

Untuk diketahui, adanya video berdurasi 2 menit 34 detik yang memperlihatkan beberapa pemuda  menghalangi laju kendaraan Bupati Mamuju, itu terjadi setelah Habsi kembali dari Desa Pokkang Kecamatan Kalukku usai peresmian masjid, dan  melanjutkan perjalanan ke Desa Ahuni Utara untuk meresmikan rumah warga kurang mampu, sehingga terjadilah video yang sengaja dibuat oleh kelompok pemuda itu.Dalam video itu juga nampak jika Habsi berniat untuk berkomunikasi langsung dengan warganya, serta mengajaknya berdialog, bahkan Kasatpol PP Adnan yang terlihat ingin menjauhkan pemuda karena meringset ke mobil Bupati, juga mendapat isyarat dengan kibasan tangan, agar memperbolehkan pemuda berjaket merah itu untuk mendekat.(*/FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button