BERITASTRAIGHT NEWS

Soal Pasien yang Ditandu, Ombudsman Sesalkan Buruknya Akses Jalan

Mamuju – Tayang9 – Beredarnya video di Media Sosial (Medsos), tentang sejumlah masyarakat di Dusun Bombang, Desa Patambanua Kabupaten Polewali Mandar, yang menandu pasien sakit, mengundang reaksi dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan  Sulawesi Barat.

Koordinator Tim PVL Ombudsman RI Sulbar, Sekarwuni Manfaati mengatakan, kejadian ini bermula ketika ada salah seorang warga yang sakit dan harus dirujuk ke Puskesmas, namun akses jalan menuju Dusun Bombang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, sehingga pasien ditandu keluar sampai ke ujung jalan tempat armada ambulance menunggu.

“Sebenarnya sudah ada fasilitas kesehatan seperti Puskesmas di Kecamatan Bulo, Pustu di Desa Patambanua dan Bidan Desa, hanya saja akses jalan yang menghubungkan antara dusun khususnya di dusun Bombang ini belum memadai,” ucap Sekarwuni melalui press rilis Ombudsman Sulbar, Selasa, 20/08/19.

Selain itu ia juga menambahkan, terkait kejadian Tim Ombudsman meminta kepala Desa Patambanua, untuk memperhatikan kondisi pelayanan publik di daerahnya, utamanya perbaikan infrastruktur jalan.

“Dalam waktu dekat kami akan berkunjung ke Desa Patambanua, untuk melihat lebih dekat kondisi pelayanan dasar yang ada disana,” ungkapnya.

Sementara Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Barat Lukman Umar, menyampaikan apresiasi pada masyarakat, khsususnya netizen yang telah memposting video tersebut, karena menurutnya upaya tersebut dinilai sebagai upaya untuk ikut mengawal dan mengawasi pelayanan publik.

“Perbaikan pelayanan publik, membutuhkan peran serta semua pihak, utamanya pengguna layanan publik sebab kami sadari betul, mata dan telinga sangat terbatas, sehingga senantiasa mengharap keterlibatan semua pihak,” tutur Lukman.(Humas Ombudsman Sulbar/FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button