BERITASTRAIGHT NEWS

Hamzih : Tidak ada Sama Sekali Niat Kami Untuk Tidak Mengudang Para Veteran

Mamuju – Tayang9 – Ketua Panitia HUT RI ke-74 Provinsi Sulawesi Barat beserta jajarannya, menyambangi kediaman Ketua Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI), Rafiuddin di Kelurahan, Rangas, Mamuju, Minggu, 18/08/19.

Dalam kesempatannya Muhammad  Hamzih mengatakan, atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, dan panitia HUT RI ke-74 memohon maaf atas kelalaian, sehingga vetran tidak diundang dalam upacara Proklamasi, yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Sabtu,17 Agustus 2019 kemarin.

“Tidak ada sama sekali niat kami untuk tidak mengundang para pejuang kita. Pada saat rapat perdana kami telah bahas dirapat untuk tidak lupa mengundang para vetran, di tempat pelaksanaan upacara panitia juga sudah menyiapkan kursi untuk para vetran. Sekali lagi kami menyampaikan permohonaan maaf yang mendalam, atas kelalaian kami sebagai panitia.  Melalui momen ini, kita akan bangun komunikasi yang berkesinambungan,” ucap Hamzih.

Kadisdikpora Provinsi Sulawesi Barat itu menegaskan, bahwa kejadian serupa tidak boleh lagi terjadi pada momentum peringatan HUT Sulawesi Barat, yang rencananya akan diselenggarakan di Tanggal 22 September 2019 mendatang, dan ia juga memastikan jika para pejuang kemerdekaan tersebut bakal dihadirkan.

“Ini tidak boleh lagi terjadi, pada momen HUT Sulbar nanti tanggal 22 September, mereka para pejuang akan kami hadirkan , jadi bukan hanya pada momen HUT RI dan Hari Pahlawan. Tanpa perjuangan mereka ini kita semua tidak ada artinya, karena para pejuang inilah yang merupakan orang-orang hebat yang telah berjuang meraih kemerdekaan sampai kita menikmati seperti sekarang ini,” tuturnya.

Untuk diketahui, dalam kunjungannya ke kediaman veteran itu, Hamzih selaku Ketua Panitia HUT RI ke-74, yang didampingi oleh Sekwan DPRD Sulbar, Safaruddin, Kadis Sosial Bau Akram Da’i dan Kabid Anggaran, Darwis, Kabid, Dispora, Syafiuddin dan Masagung, dan disambut langsung oleh Ketua LVRI Rafiuddin, bersama dengan sejumlah jajarnya.(*/FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button