Minggu , April 5 2020
Home / BERITA / Diduga Aniaya Warga Sipil, 9 Oknum Polisi di Sulbar Mendekam di Balik Jeruji
Foto 9 orang oknum personil kepolisian saat ini telah ditahan.

Diduga Aniaya Warga Sipil, 9 Oknum Polisi di Sulbar Mendekam di Balik Jeruji

Mamuju – Tayang9 – Kapolda Provinsi Sulawesi Barat Brigjen Pol Baharuddin Djafar, memastikan seluruh oknum personilnya yang melanggar standar operasional prosedur (SOP), dalam pelaksanaan tugas telah ditindak sesuai aturan yang berlaku.

Menurut Brigjen Pol Baharuddin Djafar, pihaknya sangat menyesalkan adanya tindakan dugaan pengeroyokan tersebut, termasuk mutasi bintara ia juga telah menindaklanjutinya.

Terkait mutasi bintara sudah kami tindak lanjuti sementara untuk mutasi Dir Sabhara bukan kewenangan Polda Sulbar namun langsung dari Mabes Polri yang menentukan,” ucap Brigjen Pol Baharuddin Djafar,  saat menemui massa aksi, di Jalan Ahmad Kirang, Selasa,19/02/19.

Selain itu ia juga menambahkan, persoalan dugaan penganiayaan tersebut, juga telah dilaporkan ke Mabes Polri, dan pihaknya saat ini sedang menunggu keputusan.

“Tak hanya itu, persoalan ini telah kami laporkan ke Mabes Polri tinggal menunggu keputusan yang akan di keluarkan Mabes Polri,”tutupnya.

Sementara itu ditempat yang sama, hal senada juga diutarakan oleh Kabid Humas Polda Provinsi Sulawesi Barat AKBP Mashura mengakui, bahwa seluruh oknum polisi, yang telah melakukan tindakan diluar SOP pelaksanaan tugas telah ditindak.

“Dan saat ini seluruhnya telah ditahan di rutan Direktorat Tahti Polda Sulbar, ada 8 orang dari Personil Sabhara dan 1 orang dari personil Brimob,” ungkap AKBP Mashura.

Lebih lanjut ia menuturkan, penahanan tersebut dilakukan atas adanya perintah atau instruksi langsung dari Kapolda Provinsi Sulawesi Barat Brigjen Pol Baharuddin Djafar.

“Tindakan yang diberikan tersebut adalah perintah langsung dari Kapolda Sulbar bahwa seluruh personil yang melanggar SOP harus dihukum tegas, ini membuktikan kami juga tunduk pada hukum,” tutupnya. (*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

DPRD Polman kumpulkan Kades dan Lurah Se-Kecamatan Matakali, Amiruddin : Upaya Pencegahan Virus Corona

Polman, Tayang9 – Wakil Ketua DPRD Polman bersama Lima anggota DPRD Polman lainnya, mengumpulkan semua …

Polres Polman Lakukan Penyemprotan Disinfektan Massal

Polman, Tayang9 – Jajaran Kepolisian Resor Polman melakukan penyemprotan disinfektan massal sebagai upaya mencegah penyebaran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]