Jumat , Juli 10 2020
Home / BERITA / Selisih 2 Suara Ratih “Runtuhkan” Sang Bapak Pembangunan Sulbar 
Ratih Megasari Singkarru (Foto:Net)

Selisih 2 Suara Ratih “Runtuhkan” Sang Bapak Pembangunan Sulbar 

Mamuju – Tayang9 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat, secara resmi telah menyelesaikan tahapan rekapitulasi perhitungan suara hasil Pemilu 2019 untuk Calon Anggota DPR-RI, di Hotel Srikandi Kabupaten Mamuju, Jum’at, 10/05/19.

Dalam hasil rekapitulasi perhitungan suara hasil Pemilu tersebut, Partai Nasdem Provinsi Sulawesi Barat, berpotensi besar untuk meloloskan 1 orang Calon Anggota Legislatifnya ke Senayan, setelah berhasil meraup suara sebanyak 93.943.

Berdasarkan data yang dikutip dari laman Tribun-Timur.com, Caleg nomor urut 1 Anwar Adnan Saleh (AAS), yang tidak lain adalah mantan Gubernur Sulawesi Barat berhasil meraup suara sebanyak 30.944, sementara pesaingnya nomor urut 3 Ratih Megasari Singkarru, berhasil unggul 2 suara, setelah meraup sebanyak 30.946 suara.

Adapun Caleg nomor urut 2 Nuraidah Suhena, hanya mampu meraih 4.950 suara, sementara nomor urut 4 Salim.S.Mengga sukses meraih 22.717 suara. (Nurhadi/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

LBH Mitra Madani Sulbar Buka Pendampingan Hukum Gratis

POLMAN, TAYANG9 – Bagi warga masyarakat yang mengalami persoalan hukum, kini tidak lagi perlu marasa …

Final, Saiyye’ Zaki Nahkodai Partai Solidaritas Indonesia Sulbar

POLMAN, TAYANG9 – Final, hari ini, Kamis 11 Juni 2020 tepat pukul 13.00 Wib tadi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]