BERITASTRAIGHT NEWS

Sambut Pembangunan Jembatan Perintis Garuda, TNI dan Warga Tapango Gelar Doa Bersama

Doa bersama digelar di lokasi pembangunan sebagai bentuk harapan agar pengerjaan jembatan penghubung Desa Tapango dan Tapango Barat berjalan lancar melalui program padat karya.

POLMAN, Tayang9 – Personel TNI Kodim 1402/Polman bersama masyarakat Desa Tapango dan Desa Tapango Barat, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), menggelar doa bersama di lokasi rencana pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk ikhtiar bersama menyambut pembangunan jembatan yang selama ini dinantikan masyarakat setelah akses penghubung kedua desa terputus akibat banjir pada Januari 2021.

Doa bersama berlangsung sehari setelah Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin meninjau langsung lokasi pembangunan. Personel TNI dan masyarakat tampak duduk bersama di lokasi yang nantinya menjadi titik pembangunan jembatan.

Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mengatakan, pembangunan jembatan tersebut segera dikerjakan melalui program Jembatan Perintis Garuda untuk menggantikan jembatan gantung yang hanyut diterjang banjir sekitar enam tahun lalu.

“Insya Allah segera kita kerjakan Jembatan Perintis Garuda untuk mengganti jembatan yang hanyut pascabanjir enam tahun lalu,” kata Lerkol Ikhwan.

Ia juga mengharapkan doa dan dukungan masyarakat agar proses pembangunan dapat berjalan dengan baik. Menurutnya, pengerjaan jembatan akan menggunakan pola padat karya dengan melibatkan masyarakat setempat.

“Mohon doa dan kerja sama masyarakat Desa Tapango dan Tapango Barat. Karena ini merupakan pekerjaan padat karya, sehingga pengerjaannya akan dilakukan bersama masyarakat,” ujarnya.

Personel TNI Kodim 1402/Polman bersama masyarakat menggelar doa bersama di lokasi rencana pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Tapango dan Desa Tapango Barat, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (30/10/2026). Foto: Dok.Kodim 1402/Polman.

Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat mengembalikan akses penghubung antara Desa Tapango dan Tapango Barat yang telah terputus selama hampir enam tahun.

Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di kedua desa.(*)

ANDI BASO IAN

Santri Kehidupan yang Sedang Belajar Menulis

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: