Friday , September 20 2019
Home / BERITA / Pimpin Pengurus PKB se Sulbar, Kyai Sybli Hadiri Muktamar  
Kiyai Muhammad Sybli Sahabuddin saat berada ditengah-tengah peserta Muktamar PKB di Bali.

Pimpin Pengurus PKB se Sulbar, Kyai Sybli Hadiri Muktamar  

 Polewali – Tayang9 – Pelaksanaan Muktamar ke-6 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang diselenggarakan di Westin Resort Nusa Dua Bali, secara resmi dibuka oleh Presiden Jokowidodo, Selasa, 20/08/19.

Dalam agenda 5 tahunan Partai yang dikomandoi oleh Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tersebut, sejumlah delegasi PKB se Indonesia turut hadir, termasuk salah satunya Ketua DPW PKB Sulawesi Barat KH.Muhammad Sybli Sahabuddin.

Kehadiran Ketua DPW PKB Provinsi Sulawesi Barat di arena Muktamar berlangsung, dibenarkan oleh Wakil Ketua DPW Muhammad Abid Alimuddin Lida.

“Betul, beliau (Kyai Syibli) hadir bersama seluruh perwakilan DPW dan DPC PKB se Sulbar, ” ucap Muhammad Abid, melalui Rilis resmi tim media center DPW PKB Sulbar.(*)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Cara KPU Mamuju Berterimakasih ke Pemilih

Mamuju – Tayang9 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju menggelar kegiatan evaluasi pasilitasi kampanye …

Tiga Komisioner KPID Sulbar Mengikuti Sekolah P3SPS

Mamuju – Tayang9 – Sebanyak 35 orang peserta dari Lembaga Penyiaran, akademisi dan Komisioner KPID, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]